Select Page

Headline Bogor | El-Kisa, Grup Musik Gambus Tak Lekang Oleh Waktu

Headline Bogor | El-Kisa, Grup Musik Gambus Tak Lekang Oleh Waktu

KABUPATEN BOGOR – Gambus El-Kisa, pimpinan Sayyid AB El-Kisa tidak hanya getol menyiarkan syiar Islam melalui lantunan musik sebagai pengiring tabligh akbar saja. Namun grup gambus asal Malang Jawa Timur ini, juga peduli terhadap lingkungan sosial terutama dalam perkembangan generasi muda di era milenial ini, yang mana kebanyakan dari mereka lebih memilih musik-musik barat atau korea.

Sayyid mengatakan, meski tantangan zaman now banyak pemuda yang lebih memilih musik Western atau K-pop, musik gambus masih tetap akan ada, eksis dan tidak akan lekang oleh waktu. Bahkan Sayyid mengatakan, gambus kini sudah banyak bertranpormasi dalam mengikuti haluan jaman agar lagu-lagu yang bernafas syiar itu masih banyak pecintanya. “Di perkotaan mungkin sudah jarang gambus karena anak muda sekarang lebih mendengarkan alunan musiknya yang enak didengar oleh kuping mereka, tapi musik gambus terus ada karena ini syiar kita melalui musik,” ujar Sayyid, memberikan keterangan saat ditemui di RM. Ayam Bakar Atok, Ciawi, Kabupaten Bogor. Ahad (21/7).

Bahkan orkes gambus El-Kisa, sudah sering tour keliling dan mengisi berbagai acara musik yang digelar diluar daerah. Sayyid mengatakan, eksistensi musik gambus tidak hanya ada di acara-acara perayaan hari besar islam (PHBI) saja, namun juga sering mengisi acara-acara besar lainnya yang di adakan oleh Warga. “Dulu di Bogor ini kita pernah manggung bareng H. Rhoma Irama dan Soneta groupnya, juga pernah ngisi di acara pemerintah daerah Bekasi,” kenang Sayyid.

Sayyid pun mengajak kepada kawula muda, khususnya remaja dan para pemuda-pemudi muslim untuk bisa ikut sumbangsih dalam syiar islam, dengan mengadakan event atau acara pentas musik gambus. “Soalna gambus tidak hanya main musik, tapi dalam lirik lagu gambus itu ada syiar atau ajakan kita untuk bertauhid dan terutama dalam menyebarkan virus cinta kepada baginda mulia nabi Muhammad S.A.W. Seperti El-kisa ini, kami tidak mencari provit tapi keberkahan dalam syiar melalui syair,” pungkas Sayyid. (*)

KOMENTAR

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *