Select Page

Headline Bogor | Kabupaten Bogor Gelar Ajang Tahunan FLS2N

Headline Bogor | Kabupaten Bogor Gelar Ajang Tahunan FLS2N

KABUPATEN BOGOR – Dengan tema “Seni membentuk kepekaan rasa terhadap lingkungan lokal dan global”, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor menggelar Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kabupaten Bogor tahun 2019 bertempat di Hotel Mars, Jalan Raya Puncak Cipayung, Kecamatan Megamendung. Selasa ( 26/3/2019 ).

Pantauan Headlinebogor.com dilokasi kegiatan, berbagai aksi dan kreasi ditunjukkan oleh peserta didik mewakili sekolah dan Kecamatan masing-masing. Adapun kegiatan yang diperlombakan antara lain, menyanyi Tunggal (solo), Seni Tari, Gambar Bercerita, dan Pantomim. Sementara untuk Lomba Pendidikan Agama Islam (PAI) meliputi MTQ, MHZ, Lomba Cerdas Cermat (LCC) dan Pildacil.

Dede Rohadi selaku panitia pelaksana dari kecamatan Pamijahan menjelaskan, “Kegiatan rutin tahunan ini sekarang sama dengan tahun kemarin dengan digabungkannya pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) FLS2N tahun 2019.

“Intinya kegiatan rutin tahunan ini diselenggarakan dalam rangka menumbuh kembangkan minat dan bakat siswa terhadap bidang seni dan budaya serta pendidikan agama. Ditambah lagi untuk pertama kali nya dalam tahun ini FLS2N dengan pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) yang memang seharusnya kewenangan Departemen Agama. Supaya tidak terjadi kecemburuan sosial juga, makanya PAI sekarang kita gabungkan dalam kegiatan ini,” pungkasnya.

Ditemui di Hotel Grand Mutiara
Menurut Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor, Tb Luthfi Syam, “Kegiatan tersebut sangat baik bukan semata-mata mencari juara, tapi bagaimana melakukan pendidikan karakter anak, melalui pendekatan dengan seni budaya, pendekatan dengan olah raga dan pendekatan dengan agama, ini yang disebut Bogor Cerdas, Bogor Keberadaban ini salah satu contoh Manifestasinya,” ujarnya

Intinya “Kita mendapatkan bibit-bibit talenta yang hebat dari FLS2N kalau mereka bisa juara di tingkat Provinsi dan Nasional, bukan hanya itu saja saya berharap mudah-mudahan siswanya ada semacan gairah di sekolah, kegiatan ini bisa di likmati sama siswa-siswi yang lain dan lebih di masyarakat kan atau di massalkan, sehingga maksud kita untuk membangun pendidikan karakter ini bisa terhujud,” ucapnya.

(Agil).

KOMENTAR

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *