Select Page

PEJUANG SILIWANGI LANTIK DAN ANGKAT PENGURUS KECAMATAN TAPOS | Headline Bogor

PEJUANG SILIWANGI LANTIK DAN ANGKAT PENGURUS KECAMATAN TAPOS | Headline Bogor

DEPOK – Berlokasi di jalan Tapos No. 52 Kecamatan Tapos, Organisasi Masyarakat Pejuang Siliwangi pada hari Minggu (18/2/18) melaksanakan Pelantikan sekaligus pengangkatan Pengurus Anak Cabang Pejuang Siliwangi Indonesia. Hadir dalam acara tersebut Kapolsek Cimanggis, Camat Tapos, Koramil serta sesepuh PSI Wahyu Supeno.

Acara berlangsung dengan hikmat dan tertib. Acara diawali dengan pembacaan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Pembacaan Pancasila, pembacaan ikrar PSI serta Pelantikan serta Pengangkatan Anak Cabang Pengusus PSI. Dalam sambutannya Ketua PAC PSI Ronando Siallagan sangat mengapresiasi generasi muda yang tergabung di PSI.

“Saya sangat mengapresiasi generasi muda yang tergabung dalam Pejuang Siliwangi Indonesia, karena bisa bersinergi dengan Pemerintah Kota Depok dalam menjaga ketertiban dan keamanan di Kota Depok terutama di Kecamatan Tapos. Dalam kesempatan ini pula saya ingatkan generasi muda sebagai generasi bangsa harus mampu menciptkan karya nyata yang positif dan salah satunya di Kecamatan Tapos,” ujar Ronando

Sementara itu Ketua DPC PSI Kota Depok RH. Dedi Irama mengingatkan bahwa PSI bukanlah organisasi preman yang tidak mempunyai visi dan misi, ataupun organisasi yang hanya membuat keonaran. Akan tetapi PSI adalah organisasi yang mempunyai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta organisasi yang mempunyai program kerja yang jelas.

Sementara itu sesepuh PSI Letjen Wahyu Supeno awal bercerita berdirinya PSI. PSI sendiri berdiri di tahun 1922 sebelum Kemerdekaan Indonesia, PSI sendiri didirikan untuk dapat mengangkat kebudayaan bangsa terutama pencaksilat sebagai wadah pemersatu.

“Pada tahun 1922 di Talaga Herang Kabupaten Subang, R. Ama Poerdieja bersama tokoh persilatan serta para alim ulama bergabung dengan tokoh – tokoh politik berjuang agar Indonesia merdeka dan terlepas dari penjajahan Belanda. Singkat cerita, pada tanggal 14 agustus1945 tokoh pemuda yaitu Sadikin dan Darsono memberikan kabar bahwa jepang sudah menyerah pada sekutu dan Rd Ama Poeradiredja memerintahkan agar bendera merah putih dikibarkan di Tangsi Penggorengan pada tanggal 16 Agustus 1945. Setelah proklamasi kemerdekaan PS Pencak Silat dibentuk menjadi laskar Pejuang pencak silat oleh Rd Ama peradiredja (pendiri PSI),”

Letjen Wahyu Supeno mengingatkan bahwa PSI sebagai alat pemersatu bangsa. Organisasi yang tanggap akan situasi dalam mengawal pemerintahan. Terlebih dalam menghadapi Pilkada serentak 2018 dan Pemilihan Umum 2019

Dalam sambutannya Camat Tapos Mucksin Mawardi SIP. Soss Msi ingin menciptakan mayarakat yang religius dalam menjalankan agamanya masing masing sehingga masyarakat dapat terhindar dari narkotika, kejahatan, dan pelecehan seksual.

Sembiring

KOMENTAR

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *