Respon Pembentukan Tim Lima, Cak Imin : PKB Bukan Untuk NU Pribadi

Dok. Ketua Umum PKB – Muhaimin Iskandar/Cak Imin/Ist)

JAKARTA – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa partai yang dipimpinnya didirikan bukan hanya untuk kelompok Nahdlatul Ulama (NU), melainkan untuk seluruh bangsa Indonesia.

Hal ini disampaikan Muhaimin, yang akrab disapa Cak Imin, dalam saat memberikan pembekalan kepada seluruh anggota legilatif PKB dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, dan Riau dalam Sekolah Pemimpin Perubahan Wilayah 4.

“Jadi bukan untuk NU pribadi, tapi untuk seluruh bangsa Indonesia, tapi untuk berkibarnya Merah Putih, bagi kejayaan Indonesia,” ujar Cak Imin.

Post ADS 1

Pernyataan ini disampaikan Cak Imin saat memberikan pembekalan kepada seluruh anggota legislatif PKB dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, dan Riau dalam acara Sekolah Pemimpin Perubahan Wilayah 4.

Pernyataan tersebut juga muncul beberapa jam setelah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengumumkan rencana pembentukan tim khusus untuk merebut kembali PKB.

Cak Imin juga meminta anggota legislatif non-Muslim yang hadir dalam pelatihan tersebut untuk angkat tangan, sebagai bukti bahwa PKB adalah untuk seluruh rakyat Indonesia.

“Mari kita niatkan setiap kelelahan yang kita abdikan, setiap waktu yang akan kita habiskan semuanya benar-benar untuk kepentingan rakyat Indonesia. Dengan niat yang tulus karena Merah Putih kita tidak terbang karena dipuja, tidak tumbang karena dihina,” katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf, mengungkapkan bahwa PBNU berencana membentuk tim lima atau panitia khusus (pansus) terkait PKB.

Tim ini bertujuan untuk meluruskan sejarah dan merebut kembali PKB ke pemilik sahnya, yakni PBNU.

“PBNU sedang berdiskusi. Jika diperlukan, pembentukan tim lima akan segera dilakukan. Langkah ini setelah melihat pernyataan elite-elite PKB yang ahistoris. Ada tanda-tanda mereka akan membawa lari dari sejarah berdirinya PKB,” kata Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul.

Gus Ipul menjelaskan bahwa tim lima yang digagas ini akan menyerupai tim yang dibentuk oleh PBNU pada awal masa reformasi untuk mendirikan PKB.

Tim ini akan segera diwujudkan setelah mendapatkan persetujuan dari Rais Aam KH Miftachul Ahyar dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf. (DR)

Berita Daerah & Nasional

Menu
ASPRO Property..

Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !