Select Page

Headline Bogor | Jatuh Berkali – Kali, Yani Leksono Tetap Optimis Raih Kesuksesan

Headline Bogor | Jatuh Berkali – Kali, Yani Leksono Tetap Optimis Raih Kesuksesan

Headlinebogor.com – Mendulang kesuksesan dalam usaha memang banyak kerikil dan jalan terjal yang harus dilalui, seperti yang di alami, Yani Leksono, pengusaha Wedding Organizer (WO) kelahiran Bogor, 5 Mei 1983 itu, harus berkali-kali jatuh dan bahkan tertipu dulu. Namun hal itu justru membuatnya semakin terpacu dan semangat mewujudkan dunia bisnisnya, hingga Yani pun menekan-kan bagi pegawainya untuk selalu jujur dan amanah dalam bekerja, terutama amanah kepada klien yang memakai jasa WO nya.

Lulusan D3 Management Sekretriat STIMI itu, bercerita, dari awal membangun usahanya selalu menekankan menjadi pengusaha baik dan jujur. Namun dia menyebut, menjadi orang baik dan jujur ternyata beresiko tinggi, kadang sakit ketika kebaikan disalah artikan terutama ketika ditipu orang. “Namun setelah di tipu itu, saya makin mantap dan yakin serta bersemangat hingga akhirnya sukses,” ungkap Owner and Founder Nadya Wedding, saat ditemui disekitaran Bogor. Senin (25/3).

Dengan pengalaman yang dialaminya itu, Ibu dari dua anak, bersuamikan Leksono Kumoro Handie itu, selalu menanamkan pada dirinya dan kepada para pekerjanya, dalam menjalankan usaha, harus jujur dan selalu berkomitmen terhadap klient serta optimis atas apa yang telah dikerjakan itu hasil maksimal buat klien.

“Pokoknya wajib bagi saya dan seluruh pegawai, amanah, komitmen dan disiplin dalam bekerja. Karena kesuksesan kita itu adalah kepercayaan client, jika tidak dipercaya jangan harap bisnis akan berjalan,” tutur wanita yang bercita-cita jadi pengusaha amanah.

Yani mengatakan, awal dirinya bergerak di bidang Wedding Organizer, karena terpacu yang menurutnya, usaha WO adalah bidang usaha pengurusan pernikahan yang kebanyakan diambil dan dikerjakan oleh laki – laki dan terlihat terlihat kotor. Dari motivasi tersebut, wanita penghobi musik dan berdarah seniman itu, melihat ada sesuatu yang unik atau sesuatu yang harus ia kejar.

“Intinya usaha itu, saya selalu menekankan jangan pernah malu, lalu ketika sukses wajib humble dan tidak pernah menunjukan derita dan kesulitan kita dalam mewujudkannya,” pungkas anak kedua dari tiga bersuadara itu. (*)

KOMENTAR

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *