Select Page

Headline Event | ‘Destinasi Super Prioritas’ Kategori Khusus dalam Kompetisi Anugerah Pewarta Wisata 2019

JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melalui Biro Komunikasi Publik menambahkan satu kategori khusus untuk dilombakan yakni Destinasi Super Prioritas melalui ajang Anugerah Pewarta Wisata Indonesia (APWI) 2019 dengan tema ”Millennial Tourism”.

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata Guntur Sakti di Jakarta, Selasa (6/8/2019) mengatakan APWI 2019 berbeda dengan tahun sebelumnya karena ada kategori khusus yaitu ‘Destinasi Super Prioritas’ (Labuan Bajo, Mandalika, Danau Toba, Borobudur).

“Kategori itu sejalan dengan program pemerintah yang sedang mendorong pengembangan infrastruktur di 5 kawasan, Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan KEK Likupang di Minahasa Utara,” katanya.

Ia mengatakan, ajang ini merupakan bentuk apresiasi bagi pewarta yang telah memberikan sumbangsih terbaiknya berupa karya jurnalistik dalam bentuk feature baik tulisan maupun video.

APWI tahun ini sangat spesial karena karya-karya feature yang dilombakan mengusung tema “Millennial Tourism”. Yang dikompetisikan berbagai kategori dengan total hadiah mencapai Rp500 juta. Selain itu, kategori “Best of the Best” yang terpilih akan memenangkan hadiah uang tunai sebesar Rp100 juta.

“Untuk tahun ini ada kategori tambahan yaitu Kategori Khusus untuk para pewarta yang membuat karya tulisan dan video Feature tentang Destinasi Super Prioritas,” ujar Guntur Sakti.

Kategori Khusus ini bertujuan untuk mempromosikan Destinasi Super Prioritas (Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo, Borobudur) yang telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo.

Sejumlah ketentuan dalam APWI 2019, di antaranya karya berupa feature baik berbentuk artikel atau video mengenai Destinasi Super Prioritas. Karya feature harus terbit dalam kurun waktu 1 Januari sampai 16 Agustus 2019 dengan maksimal pengiriman 3 karya tulisan atau video.

“Batas waktu pengiriman 16 Agustus 2019. Jangan lupa cantumkan keterangan ‘KATEGORI KHUSUS’ pada email atau amplop surat bila dikirim via pos,” tambah Guntur.

Tema utama APWI 2019 yaitu Millennial Tourism untuk 5 Kategori (Koran, Majalah, Online, Blogger, dan Tayangan Televisi) serta ditambah Kategori Khusus ’Destinasi Super Prioritas’.

Terkait Millennial Tourism, Guntur menjelaskan, konsep ini diperuntukkan bagi generasi milenial yang menuntut penggunaan digital (digital experience) dalam segala aspek. Mulai dari inspirasi (mendapat ide berlibur), melakukan riset dan perencanaan liburan, mem-booking pesawat dan hotel, berada di airport, sampai tiba di destinasi dan menikmatinya.

“Para pewarta dan blogger yang pernah memiliki pengalaman datang ke destinasi yang memanfaatkan digital sebagai daya tarik. Atau meliput penggunaan digital dalam ekosistem industri pariwisata, jangan lupa menuangkan pengalamannya dalam feature yang menarik dan ikutkan lomba ini,” kata Guntur.

Guntur juga menjelaskan, minat para insan pewarta pariwisata dalam mengikuti lomba APWI terus meningkat. Pada 2018, karya yang ditampilkan mencapai 432 karya berupa artikel dan video terdiri atas majalah sebanyak 56 artikel, surat kabar 43 artikel, media online 119 artikel, blogger 153 artikel, dan 61 tayangan video.

“Jumlah peserta APWI 2018 meningkat pesat. Tahun 2019 diharapkan lebih meningkat karena total hadiah Rp 500 juta. Tahun kemarin hanya Rp 300 juta,” kata Guntur. (*)

KOMENTAR

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *