KOTA BOGOR – Universitas Pakuan (UNPAK) menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang menimpa salah satu mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) pada Rabu (12/11). Pihak universitas menegaskan telah memberikan perhatian penuh terhadap kondisi korban dan memastikan proses penanganan berjalan maksimal.

Rektor Universitas Pakuan, Didik Notosudjono, dalam konferensi pers yang dilaksanakan di Rektorat pada Kamis (13/11), menyampaikan bahwa pihak kampus turut berduka dan berkomitmen memberikan pendampingan menyeluruh bagi mahasiswi yang menjadi korban.

“Atas nama seluruh civitas akademika Universitas Pakuan, kami menyampaikan doa dan dukungan terbaik bagi pemulihan kondisi mahasiswi kami. Universitas akan memastikan seluruh proses penanganan berjalan dengan baik serta menjaga privasi korban dan keluarganya,” ungkap Didik.

Baca Juga  Hasil Survei Ru'yat-Zaenul Unggul | Headline Bogor

Usai kejadian, Rektor bersama jajaran pimpinan universitas langsung menjenguk korban di rumah sakit. Mereka memberikan dukungan moral sekaligus memastikan penanganan medis berjalan optimal.

Pendampingan juga dilakukan oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Singgih Irianto, dan Dekan FEB, Towaf Totok Irawan, yang menemani korban dan keluarga hingga malam hari.

“Berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Mahasiswi Program Studi Manajemen semester tiga bernama Ira Siti Nurazizah dikabarkan terjatuh dari lantai tiga Gedung Manajemen FEB setelah menyelesaikan Ujian Tengah Semester (UTS), ” ungkap Rektor.

Rekaman CCTV memperlihatkan bahwa sebelum insiden terjadi, korban tampak duduk di tepi pagar pembatas balkon lantai tiga. Beberapa saat kemudian, ia terjatuh ke bawah. Petugas keamanan kampus yang mengetahui kejadian tersebut segera melakukan evakuasi dan membawa korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga  Tiga Tahun Mengabdi di Bogor Selatan, Arief Hidayat Pamit Untuk Bertugas Ditempat Baru

Hingga kini, pihak fakultas dan universitas masih memberikan pendampingan intensif kepada korban dan keluarga, termasuk dukungan moral serta bantuan psikologis. Pihak keluarga korban turut menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat yang dilakukan Universitas Pakuan.

Rektor Didik menegaskan, universitas akan terus memastikan proses pemulihan korban berjalan optimal. Ia juga menambahkan bahwa pihak kampus berkomitmen menjaga keselamatan serta kenyamanan seluruh mahasiswa di lingkungan Universitas Pakuan. (DR)