Pekan lalu ada tiga film baru yang tayang diantarnya ada Lasjkar Di Tapal Batas, Bintang di Langit Belitong dan yang cukup ditunggu-tunggu Winter in Tokyo. Nasib ketiganya pun berbeda-beda. Ada yang terseok-seok dan ada yang melaju cukup mulus di jajaran box office Film Indonesia. Sementara itu film 3 Srikandi kembali menancapkan kakinya di puncak box office untuk kedua kali secara beruntun.
Winter in Tokyo merupakan film adaptasi kedua dari novelis misterius Ilana Tan. Novel pertamanya Sunshine Becomes You cukup flop dipasaran karena tidak berhasil memenuhi ekspektasi penggemar bukunya. Bagaimana dengan Winter in Tokyo? Setali tiga uang film Winter in Tokyo tidak sukses-sukses amat, di minggu pertamanya film ini hanya berhasil menjual 43.590 lembar tiket. Tidak buruk bila dibandingkan dengan dua film baru lainnya.
Lasjkar di Tapal Batas dan Bintang di Langit Belitong tidak bisa berbuat banyak keduanya hanya berhasil menjual 2.453 dan 1.361 lembar tiket. Padahal film Lasjkar di Tapal Batas mengambil tema perjuangan yang pas tentunya dengan momen ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia. Namun production value yang minim, promosi yang kurang dan tidak adanya nama-nama terkenal di film ini membuat para penonton enggan untuk menyaksikan film ini
Berikut daftar perolehan film Indonesia selengkapnya :
No | Judul Film | Jumlah Penonton | Estimasi (Rp) | Total Jml Penonton |
| 1 | 3 Srikandi | 153.641 | 4,6 miliar | 237.237 |
| 2 | Winter In Tokyo | 43.590 | 1,3 miliar | 43.590 |
| 3 | Bangkit! | 21.744 | 652 juta | 121.358 |
| 4 | Lasjkar di Tapal Batas | 2.453 | 73 juta | 2.453 |
| 5 | Bintang di Langit Belitong | 1.361 | 40 juta | 1.361 |
Keterangan :
- Sumber dari website filmindonesia.or.id
- Jumlah Penonton = Jumlah Penonton dalam satu pekan pemutaran
- Estimasi (Rp) = Merupakan jumlah uang yang dihasilkan selama satu pekan
- Jumlah Total Penonton = Jumlah total penonton selama film beredar