KOTA BOGOR – Permasalahan sampah tidak bisa dilakukan sendiri. Penanggulangan sampah perlu adanya dukungan, baik dari pemerintah, perusahaan dan bahkan dari masyarakatnya itu sendiri. Inilah yang dilakukan Bank Sampah Rangga Mekar, yang terletak di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.
Kini, Bank Sampah yang di kelola Yayasan Bumi Selaras Sejahtera (YBSS) itu sudah berusia 8 tahun, dan selama perjalanannya di dukung Pemerintah Kota Bogor, bahkan PT Bank Negara Indonesia (BNI) pun meliriknya untuk berkolaborasi menanggulangi permasalahan tersebut hingga berjalan kerjasama selama 8 tahun ini.
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim mengatakan, bank sampah Rangga Mekar merupakan buktinya kepedulian masyarakat didalam membantu pemerintah dalam mengatasi masalah sampah. Kemudian, dalam perjalanannya juga patut diapresiasi karena mampu mereduksi sampah dari wilayah.
“Ini perlu diapresiasi dan pemerintah selalu hadir untuk itu, karena kami juga saat ini tengah fokus melakukan upaya menuju Adipura. Jadi peran dan semangat masyarakat betul-betul sangat dibutuhkan untuk bersama-sama kita mengatasi sampah,” kata Dedie, seusai menghadiri milad bank sampah Rangga Mekar, Rabu sore, (22/2)
Senada, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Deni Wismanto mengapresiasi bank sampah Rangga Mekar. Menurutnya, ini salah satu keberhasilan yang ada di Kota Bogor, bahwa sampah yang ada di wilayah dapat diselesaikan oleh bank sampah ini. Ia pun berharap ini bisa di duplikasi ditempat yang lain.
Ia menyampaikan, ada 3 hal yang membuat bank sampah itu bisa. Pertama, tentu peranan dari tokoh masyarakat, kemudian ada penggeraknya dan kolaborasi, misalnya ada mensupport dana serta pembeli dari pengolahan sampah itu sendiri, dan terakhir dukungan dari masyarakat.
“Kalau itu semua jalan dan konsisten, InsyaAllah bank sampah akan maju. Saya juga mendorong, disini harus sudah bisa menjadi bank sampah induk yang betul-betul mandiri dan bisa menjadi percontohan bagi bank sampah yang lain,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Divisi Corporate Secretary PT BNI, Jimmy Bobihoe menjelaskan, bahwa PT BNI memiliki program yaitu tanggung jawab sosial, dimana program tersebut berdasarkan arahan dari Kementerian BUMN, dan di program ini ada beberapa pilar, yaitu ekonomi, sosial dan pilar lingkungan.
“BNI dengan program bina lingkungannya atau tanggung jawab sosialnya itu kita membicarakan salah satu program pengolahan sampah dan kita sudah kerjasama dengan bank sampah Rangga Mekar ini sudah 8 tahun sejak 2015 hingga sekarang,” jelasnya.
Lanjut dia, dari bentuk kerja sama ini BNI membantu program-program bank sampah Rangga Mekar, diantaranya pada 2022 lalu merealisasikan bantuan program Pos Pandai melalui melalui timeline BNI Go Green dengan menyerahkan 10 tempat penyimpanan sampah an-organik yang bertuliskan Pos Pandai.
“InsyaAllah di tahun 2023 ini kita juga akan merealisasikan kembali 10 Pos Pandai untuk di beberapa kecamatan di Kota Bogor,” kata Jimmy.
Sementara itu, perwakilan Bank Sampah Rangga Mekar yang juga Ketua YBSS, Muhamad Sulton Abdul Aziz menyampaikan terimakasihnya kepada Pemkot Bogor dalam hal ini melalui Wakil Walikota Bogor yang sudah hadir di milad ke-8.
Selain itu, Ia juga menyampaikan hal yang sama kepada para ketua RT dan RW, terlebih PT BNI yang selama itu terus mensupport program-program bank sampah Rangga Mekar. Menurutnya, ini menjadi spirit atau multivitamin untuk terus membantu pemerintah dalam mengelola sampah yang ada di wilayah.
“Kita juga ingin sampaikan bahwa YBSS kini sudah menjalankan inovasi baru yaitu Pos Pandai. Dimana program ini merupakan pengembangan dari bank sampah Rangga Mekar, dan memiliki tujuan yaitu mengajak kepada masyarakat untuk mengubah paradigma dari membuang menjadi menyimpan sampah ke tempat yang sudah kita buat secara modern, yang dinamakan Pos Pandai,” pungkasnya.
(Herry)