54.000 Jiwa Di Sukabumi Krisis Air Bersih

Sukabumi – Kemarau berkepanjangan menyebabkan beberapa daerah di Indonesia mengalami krisis air bersih. Salah satunya di Sukabumi. Sebanyak 54.041 jiwa dari 16.681 kepala keluarga mengalami krisis air bersih.

Menurut Kepala Pusat Pengendalian Operasi BPBD Kabupaten Sukabumi Yana Rusyana pada Kamis (21/9) menjelaskan “55 Desa dari 24 Kecamatan mengalami krisis air”. Akibatnya banyak masyarakat yang harus mencari air hingga belasan kilometer.

Bukan tidak mungkin, bila kemarau berkepanjangan ini masih terus berlanjut, tidak hanya air bersih yang sulit dicari, namun lahan pertanian pun akan ikut kering.

Post ADS 1

[button link=”http://headlinebogor.com/kota-bogor/yunus-gobai-desak-sertifikasi-guru-di-paniai-segera-dibayar” color=”red” newwindow=”yes”] YUNUS GOBAI: DESAK SERTIFIKASI GURU DI PANIAI SEGERA DIBAYAR[/button]

Baca Juga  Muhammadiyah Kembali Saluran Bantuan Untuk Palestina Rp13 Miliar

Dikutip dari Antaranews, Yana menambahkan “Warga yang daerahnya terdampak bencana ini jika ingin dipasok air bersih bisa mengajukan ke pihak desa yang kemudian dilanjutkan ke kecamatan agar proses pengirimannya dipercepat. Sebab jumlah armada truk tangki tidak sebanding dengan daerah yang mengalami krisis air bersih,” pungkasnya.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kekeringan di Sukabumi masih panjang hingga 30 sampai 60 hari kedepan. (AP)

Baca Juga  Mabes TNI Rayakan Idul Adha 1445 H Dengan Sholat dan Penyembelihan Hewan Kurban

Berita Daerah & Nasional

Menu
ASPRO Property..

Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !