Ganti Rugi Lahan Diduga Bermasalah

BOGOR – Ganti rugi lahan garapan salah satu perusahan semen terbesar di Bogor diduga bermasalah. Lahan garapan yang terletak di Blok 14 Desa Lulut Kecamatan Kelapa Nunggal Kabupaten Bogor seluas lebih kurang 11 Hektar.

Saat di jumpai headlinebogor.com (13 Desember 2017) di Kantor Desa Lulut Ketua Advokasi warga dari LBH Pilar Nusa Bogor, Kusnadi S.H mengatakan verifikasi data kepemilikan hak berdasarkan surat keterangan warga yang di tanda tangani kepala desa telah diakui oleh sekdes.

“Setelah kami lakukan verifikasi data terkait kepemilikan hak atas tanah tersebut sudah berdasarkan surat keterangan warga yang sah dan telah di tanda tangani serta bercap stempel oleh kepala desa setempat.” Ujar Kusnadi

Post ADS 1

Senada dengan Kusnadi, Sekretaris Desa Lulut, H. Maman pun mengamini kebenaran surat dan tanda tangan serta cap stempel tersebut.

Baca Juga  Sanggar Citra Budaya Gelar Festival Serta Evaluasi 223 Anggotanya | Headline Bogor

“Betul itu surat dari warga dan betul itu tanda tangan Pak Kades, tapi saya tidak tahu dan tidak punya arsipnya.” kata Maman

Dirasa banyak kejanggalan Ketua LBH Pilar Nusa Bogor, Kusnadi S.H. menegaskan bahwa desa selaku lembaga pelayanan masyarakat harus melayani masyarakat sebagai kewajiban utama.

Baca Juga  Osis Care Berbagi Berkah Ramadhan Bersama Sahabat Difable | Headline Bogor

“Desa sebagai lembaga pelayanan masyarakat semestinya dapat memfasilitasi hal tersebut dan memiliki kewajiban untuk membela masyarakatnya bukan kepentingan pengusaha dalam hal ini notabenenya oknum-oknum yang bermain dalam proses ganti rugi tersebut yang melibatkan oknum perusahaan semen terbesar di Kabupaten Bogor ini.” tegas Kusnadi

sandi ilham

Berita Daerah & Nasional

Menu
ASPRO Property..

Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !