
JAKARTA – Dude Herlino mewakili Kajian Musawarah, tanpa ragu mengatakan bahwa Indonesia merupakan negara yang penduduknya dermawan. Itu berdasarkan pengalamannya ketika ia mengajak teman-temannya di Kajian Musawarah untuk ikut membantu Pulau Lombok yang sempat diguncang dua gempa besar pada 2018.
“Jadi kalau kita bicara soal dermawan, sebenarnya Indonesia ini negara yang dermawan. Apalagi ketika bicara berkaitan dengan bencana yang terjadi rasa persaudaraan itu kuat sebenarnya di antara kita,” kata Dude di Peluncuran Gerakan Nasional Indonesia Dermawan di Jakarta Selatan pada Selasa (10/9) lalu.
Bersama Kajian Musawarah, Dude dan teman-temannya sesama selebritis kini aktif dalam aktivitas kemanusiaan, terutama bersama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Ia mengatakan, terlepas dari berbagai pemberitaan negatif tentang jagat hiburan, di sana ada juga kepedulian besar yang jarang dilihat orang.
“Mungkin selama ini dunia entertainment identik dengan narkoba. Kalau berita-berita yang ada si A tertangkap karena narkoba dan sebagainya. Berita-berita misalnya perceraian artis A, B, dan C. Tapi juga perlu diketahui bahwa juga di dunia entertain, teman-teman artis ini juga punya rasa peduli yang sangat besar. Kami benar-benar menyaksikan langsung bagaimana mereka juga semangat berdonasi dan mengumpulkan bantuan-bantuan itu dengan keikhlasan mereka,” kisah Dude.
Ia berharap nantinya program Gerakan Nasional Indonesia Dermawan akan menjadi semacam ‘virus’ yang baik dan akan mewabah di masyarakat. Begitu juga yang diharapkan oleh Dimas Seto pada hari itu. Ia berharap dapat menyebarkan semangat kedermawanan lewat Kajian Musawarah.
“Sekarang kita lebih ke arah ke social impact. Memang anggota kita sebetulnya nggak begitu banyak, 300 orang yang terdaftar. Tapi mudah-mudahan dampak yang bisa dihasilkan bisa sampai 50 juta (orang). Insyaallah dari kekuatan media sosial yang kita memiliki karena kita fungsinya sebagai influencer,” kata Dimas. Dimas juga ingin selain menjadi influencer, ia dapat terus berkesempatan untuk hadir secara langsung di tepian negeri.
Gerakan Nasional Indonesia Dermawan diapresiasi oleh Ustaz Fadlan Garamatan. Menurutnya, sudah seharusnya gerakan seperti ini diinisiasi oleh umat Islam. Hal tersebut berkaitan langsung dengan surat Al-Maun yang disebutkan dalam Alquran yang memerintahkan manusia untuk menolong orang-orang miskin.
“Allah ingin mengingatkan umat tentang dampak kemiskinan. Hari ini dengan Gerakan Nasional Indonesia Dermawan, saya taddabur dermawan itu adalah air. Program filantropi adalah pipa. Bagaimana pipa ini bisa membawa air pada orang yang berkata, ‘Jangan meninggalkan kami’,” kata Ustaz Fadlan.
Kata Ustaz Fadlan surat tersebut adalah pelajaran dari Allah agar memperbaiki salatnya juga sembari melihat nilai dasar manusia. Tidak boleh ada yang lapar, dan yang susah, dan tidak boleh sampai ada yang menderita.
“ACT sebagai pipa, sudah tersambung untuk melihat air-air yang mengalir dari Jakarta, dari Sulawesi, dari Padang, dari seluruh Indonesia untuk melihat di sana (daerah yang sulit) ada lahan-lahan kebaikan yang dibuat. Kita pun mengatakan kepada dunia bahwa cahaya baru sudah datang,” kata Ustaz Fadlan. [*]
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !