Headline Jawa Barat | Ridwan Kamil Minta Kepala Daerah Bodebek Kompak Tangani Covid-19

BANDUNG – Provinsi Jawa Barat (Jabar) khususnya wilayah Bogor-Depok-Bekasi (Bodebek) sepakat menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM). Dalam penerapan kebikan ini, kegiatan yang dibatasi di 25 persen pun hanya untuk wilayah dengan status Zona Merah atau Risiko Tinggi.

“Jadi, Jabar khususnya Bodebek telah sepakat akan mendukung program pengetatan PSBB Jakarta dengan melakukan PSBM, khususnya di zona-zona yang berbatasan dengan Jakarta. Kita sepakati istilahnya adalah PSBM karena (PSBM) ini sudah dikutip juga oleh Pak Presiden (Joko Widodo),” kata Ridwa Kamil, saat memimpin rapat koordinasi bersama lima kepala daerah di wilayah Bogor-Depok-Bekasi (Bodebek) melalui video conference.

Baca Juga  Headline Bogor | Bupati Bogor Bersama Kapolda Jabar Tinjau Vaksinasi Massal di Cibinong

“Teori saya, semakin jauh atau tidak tergantung kepada Jakarta, (pembatasan sosial) bisa lebih longgar. Teori 25 persen (aktivitas) itu bisa, tapi bukan skala kota. Termasuk pilihan kafe dan restoran take away, itu berlakunya di Zona Merah yang levelnya mikro,” tambahnya.

Post ADS 1

Adapun sejak April, wilayah Bodebek tidak pernah berhenti melakukan PSBB. Saat ini, sesuai Keputusan Gubernur (Kepgub) Jabar Nomor:443/Kep.476-Hukham/2020 tentang Perpanjangan Kelima Pemberlakuan PSBB secara Proporsional di Wilayah Bodebek, PSBB proporsional Bodebek berlaku hingga 29 September mendatang.

Baca Juga  Headline Jawa Barat | PPDB SMA Sederajat Provinsi Jawa Barat Dilaksanakan Dua Tahap

Dengan kesepakatan menerapkan PSBM di zona-zona tertentu di Bodebek, Ridwan Kamil berpesan agar informasi penerapan PSBM ini bisa secara masif diteruskan kepada publik.

Pages: 1 2 3

Berita Daerah & Nasional

Menu
ASPRO Property..

Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !