Headline Jakarta | Dirut Transjakarta Pastikan Semua Armada Tidak Gunakan Ban Vulkanisir

JAKARTA – Direktur Utama PT. Transjakarta, Sardjono Jhony Tjitrokusumo memastikan setiap unit armada Transjakarta tidak menggunakan ban vulkanisir. Kepastian Hal ini menyusul beredarnya kabar bus Transjakarta menggunakan ban vulkanisir pasca mengalami kerusakan di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat pada Kamis (3/6) kemarin.

“Kami tidak pernah menggunakan ban vulkanisir pada semua armada baik swakelola maupun milik operator,” ujarnya, Jumat (4/6).

Jhony menjelaskan, bus yang mengalami kerusakan sebagaimana ramai beredar adalah milik swakelola Transjakarta dengan nomor body TJ217 rute PGC-Harmoni (5C). Yang mengalami Ban depan bagian bus pecah ketika melintas pada pukul 07.30.

Post ADS 1

Menurutnya, saat bus melaju hingga Halte Harmoni kondisi ban mengalami sobek di sekelilingnya. PT Transjakarta masih melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti.

Baca Juga  Kasus Bayi di RS Islam Cempaka Putih, Hasil DNA: Bayi Adalah Anak Biologis MR dan FS

“Ini murni pecah ban. Semua ban kita original hanya saja pada armada tersebut ban produksi 2016, sehingga saat pecah terlihat seperti vulkanisir lepas. Harus dipahami, jika ban mengalami pecah bukan berarti vulkanisir. Sebab, pada ban original pun bisa terjadi,” terangnya.

Ia menambahkan, terkait kejadian pecah ban tersebut kondisi ban masih dalam keadaan baik. Dan bus terakhir kali dilakukan uji KIR pada 9 Februari 2021 dan lulus untuk melayani masyarakat. (*)

Baca Juga  Pulau Bidadari Lokasi Utama Jakarta Hajatan ke-495

Berita Daerah & Nasional

Menu
ASPRO Property..

Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !