Puluhan Ulama dan Pimpinan Ponpes Tasikmalaya Laporkan Panji Gumilang

Dok. Pimpinan Ponpes Darul Ilmi – Ruslan Abdul Gani/Ist*)

BANDUNG – Puluhan ulama dan pimpinan pondok pesantren (ponpes) di Tasikmalaya Mapolda Jawa Barat untuk melaporkan pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang atas dugaan penistaan agama.

“Melaporkan pimpinan pesantren atas nama Panji Gumilang, atas penodaan agama yang mana seliweran di media sosial,” kata Pimpinan Ponpes Darul Ilmi sekaligus Perwakilan Ulama Tasikmalaya Ruslan Abdul Gani ditemui di Mapolda Jabar kepada wartawan

Ia menyebutkan, perkataan Panji sudah melukai perasaan umat Islam di Indonesia, yakni pernyataan yang menyinggung Al-Quran merupakan karangan Nabi Muhammad, bukan berasal dari Allah SWT

Post ADS 1

“Dia mengakui bahwa Al-Quran bukan Kalamullah, buatan Nabi Muhammd, ini mencederai umat Islam,” ujarnya.

Baca Juga  DPRD Jabar Umumkan Usulan Pemberhentian Ridwan Kamil dan UU Ruzhanul Ulum

Untuk itu, Ruslan mendesak aparat kepolisian agar segera memproses laporan yang dilayangkan dan memproses hukum. Sebab, dikhawatirkan ujaran yang disampaikan oleh Panji akan menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

“Tasik akan menjadi usik apabila Panji Gumilang tidak segera diproses, jangan tebang pilih masalah hukum, kita harus adil,” ucapnya.

Baca Juga  Kajati Jabar Lantik 15 Pejabat Baru, Agus Wirawan Eko Saputro Resmi Jabat Kajari Kota Bogor

Hal senada juga disampaikan Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Nanang Nurjamil. Kata Nanang, laporan yang dilayangkan itu merupakan bukti bahwa ulama tak diam dalam menyikapi perkataan Panji.

Ia menilai, perkataan Panji berpotensi membuat gaduh masyarakat sehingga harus segera diproses oleh polisi.

“Pimpinan ponpes tidak diam dengan ulah yang dibuat Panji Gumilang sehingga gaduh Kamtibmas kalau dibiarkan, khawatir terganggu, keagamaan juga bisa terganggu,” tuturnya. (*/DR)

Berita Daerah & Nasional

Menu
ASPRO Property..

Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !