Lepas Pasukan Perdamaian PBB, Panglima TNI Pesankan Ini

Dok. Pelepasan Pasukan Perdamaian PBB ke Lebanon/Ist)

JAKARTA – Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, memimpin upacara pelepasan 120 Prajurit TNI menuju misi perdamaian di Lebanon. Dalam sambutannya, Agus menekankan komitmen Indonesia sebagai negara maritim terbesar di dunia untuk turut serta dalam menjaga perdamaian dunia.

Satuan Tugas (Satgas) Kontingen Garuda (Konga) MTF XXVIII-O/UNIFIL TA 2023, yang dipimpin oleh Letkol Laut (P) Wirastya Haprabu, terdiri dari tiga Matra dan melibatkan 16 prajurit non-ABK. Mereka akan menggunakan KRI Diponegoro (DPN)-365 menggantikan KRI Frans Kaisiepo-368 dalam misi perdamaian PBB United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL) Maritime Task Force (MTF).

Baca Juga  Surabaya - Madura Diramalkan Akan Terjadi Gempa, Ini Penjelasan BMKG | Headline Bogor

“Saya sungguh merasa bangga, atas kesiapan TNI Angkatan Laut kita dalam menjalankan peran diplomasi militer di dunia Internasional sebagai bagian dari Pasukan Perdamaian PBB,” ujarnya.

Post ADS 1

Dalam konteks perkembangan situasi global, terutama konflik Israel dan Palestina, Panglima TNI menyadari bahwa stabilitas keamanan di perairan Lebanon dapat dipengaruhi secara langsung maupun tidak langsung.

“Prajurit yang bertugas harus meningkatkan kapasitas dan kualitas profesionalisme TNI, mengangkat derajat dan martabat Indonesia di mata dunia Internasional,” tegas Panglima TNI.

Potensi kerawanan dinamis seperti eskalasi ketegangan militer dan bahaya asimetris di laut menjadi fokus kesiapsiagaan Satgas.

Baca Juga  RAPBN 2019 Harus Realistis dan Sehat | Headline Bogor

“TNI yang Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif adalah visi kita. Kesemuanya itu dapat dicapai jika setiap prajurit memberikan yang terbaik untuk masyarakat, bangsa, negara, dan dunia,” tambahnya. (*/DR)

Berita Daerah & Nasional

Menu
ASPRO Property..

Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !