Ketua Komisi Dakwah MUI: Candaan Dalam Dakwah Diperlukan, Tapi Harus Beretika

Dok. Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ahmad Zubaidi/MUIDigital)

JAKARTA – Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ahmad Zubaidi, menegaskan pentingnya penggunaan candaan boleh – boleh saja dalam dakwah untuk menjadikannya lebih menarik bagi masyarakat.

Namun, ia menekankan bahwa candaan tersebut harus tetap berada dalam koridor etika.

“Karena itu perlu candaan dalam dakwah, tetapi candaan yang tetap memperhatikan koridor etika, candaan yang tidak mengeluarkan kata-kata kasar, dan tidak mengandung penghinaan,” ujarnya di sela-sela acara Standardisasi Dai angkatan ke-36 yang digelar di Aula Buya Hamka, Jakarta, pada Senin (16/12).

Post ADS 1

Menurut Kiai Zubaidi, candaan dalam dakwah dapat memperkaya penyampaian pesan agama, asalkan tidak mengandung kata-kata kasar, penghinaan.

Baca Juga  Headline Bogor | Bupati Ade Yasin Apresiasi Kontribusi Pondok Pesantren dan Lembaga Islam

Dalam penjelasannya, Kiai Zubaidi menyoroti pentingnya etika dalam dakwah sebagai salah satu materi utama dalam program standardisasi dai.

Para dai, katanya, harus mampu mengedepankan sopan santun, keramahan, dan penggunaan bahasa yang baik dalam setiap ceramahnya.

“Etika dakwah ini menonjolkan bahwa para dai kita harus mengedepankan sopan santun, ramah tamah, dan menggunakan kata-kata yang baik,” jelasnya.

Ia juga menolak segala bentuk dakwah yang menggunakan kekerasan atau bahasa yang tidak pantas, karena hal tersebut bertentangan dengan nilai-nilai dasar Islam yang mengutamakan kedamaian.

Baca Juga  Ryanti Suryawan : Sudah Saatnya Pemerintah Pusat Menetapkan Status Lombok Sebagai Bencana Nasional | Headline Bogor

Selain itu, Kiai Zubaidi mendorong para dai untuk melakukan improvisasi dalam dakwah mereka, termasuk melalui candaan yang cerdas.

Dengan cara ini, ia berharap dakwah menjadi lebih menarik dan pesan yang disampaikan dapat diterima dengan mudah oleh masyarakat.

“Maka berlatihlah berdakwah yang di dalamnya ada candaannya, tetapi ingat candaan yang mencerdaskan dan tidak ada penghinaan di dalamnya,” tutupnya. (*/DR)

Berita Daerah & Nasional

Menu
ASPRO Property..

Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !