Yordania Tegas Tolak Ide Trump Pindahkan Warga Gaza

Dok. Menteri Luar Negeri Yordania, Ayman Safadi/net)

INTERNASIONAL – Menteri Luar Negeri Yordania, Ayman Safadi secara tegas menanggapi pernyataan kontroversial Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait rencana pemindahan paksa warga Palestina.

“Kami menolak pemindahan warga Palestina. Ini adalah sikap tegas kami. Solusi untuk masalah Palestina haruslah solusi Palestina. Yordania adalah untuk warga Yordania, dan Palestina adalah untuk warga Palestina.” tegasnya.

Pernyataan ini muncul sebagai respons terhadap usulan Trump yang dinilai dapat memicu ketegangan baru di kawasan Timur Tengah.

Post ADS 1

Yordania, sebagai salah satu negara yang memiliki peran penting dalam upaya perdamaian di wilayah tersebut, menegaskan komitmennya untuk mendukung hak-hak rakyat Palestina.

Baca Juga  Indonesia Jadi Tuan Rumah Pertemuan Persiapan Tingkat Menteri UN Peacekeeping

Menlu Yordania juga menyatakan harapannya untuk bekerja sama dengan pemerintahan baru Amerika Serikat dalam mendorong proses perdamaian.

“Kami berharap dapat bekerja sama dengan pemerintahan baru AS untuk mendukung upaya perdamaian di kawasan tersebut,” ujarnya.

Selain itu, Yordania menekankan bahwa prioritas saat ini adalah mengkonsolidasikan gencatan senjata di Jalur Gaza dan memberikan bantuan kemanusiaan kepada penduduk setempat.

Konflik terbaru di Jalur Gaza telah menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang parah, sehingga upaya perdamaian dan bantuan kemanusiaan menjadi sangat mendesak. (DR)

Baca Juga  Headline Internasional | Hamas dan Israel Sepakati Hentikan Ketegangan di Gaza

Berita Daerah & Nasional

Menu
ASPRO Property..

Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !