MUI Imbau Siaran Ramadan Cerminkan Kesalehan dan Penguatan Akhlak

Dok. Sekretaris Jenderal MUI, Buya Amirsyah Tambunan.

JAKARTA — Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau agar siaran Ramadhan di televisi dan media online mencerminkan nilai kesalehan untuk membangun karakter dan akhlak bangsa. Imbauan tersebut tertuang dalam Taushiyah MUI tentang Penyiaran Program Ramadhan 2025.

Sekretaris Jenderal MUI, Buya Amirsyah Tambunan, menyampaikan bahwa bulan Ramadhan memiliki makna penting bagi umat Islam. Ada dua alasan utama mengapa bulan suci ini perlu dihormati.

Baca Juga  Headline Jakarta | Peringati Hari Sepeda Sedunia, Anies dan Dubes Negara Sahabat Gowes Bersama

“Pertama, selama sebulan penuh, umat Islam melaksanakan ibadah puasa dengan berbagai amalan utama dalam rangka penguatan iman dan taqwa. Kedua, keseharian umat Islam selama Ramadhan mengalami penyesuaian, sehingga diperlukan suasana yang kondusif,” ujar Buya Amirsyah di dalam tausiyahnya, Jumat (28/2).

Post ADS 1

MUI menegaskan, media penyiaran memiliki tanggung jawab sosial dalam memproduksi dan mendistribusikan konten siaran Ramadhan yang sesuai dengan nilai-nilai agama.

Baca Juga  Headline Nasional | Bupati Indramayu Akan Menari Topeng 'Kelana Gandrung' di HPN

Hal ini sejalan dengan fungsi penyiaran yang diatur dalam Undang-Undang Penyiaran, yaitu sebagai media informasi, pendidikan, hiburan sehat, serta kontrol dan perekat sosial.

Pages: 1 2

Berita Daerah & Nasional

Menu
ASPRO Property..

Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !