Gubernur Jabar Desak OJK Berantas Pinjol Ilegal dan Bank Gelap

Dok. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat untuk lebih tegas dalam menertibkan pinjaman online (pinjol) ilegal serta bank gelap yang merugikan masyarakat.

Dedi juga menyoroti keberadaan lembaga keuangan non-perbankan, seperti koperasi simpan pinjam (kosipa), yang beroperasi layaknya rentenir dengan menyasar warga desa dan buruh pabrik.

Menurutnya, tingginya sifat konsumtif masyarakat menjadi faktor utama banyaknya warga yang terjerat pinjol ilegal dan bank gelap.

Post ADS 1

“Itu bisa dikategorikan sebagai kejahatan perbankan. Bisa kita berantas asal semuanya kompak,” ujar Dedi setelah menghadiri pengukuhan Kepala OJK Jabar yang baru, Darwisman.

Baca Juga  Pangdam III/Slw Dampingi Kasad Panen Raya Padi di Subang

Dedi juga mengungkapkan kekhawatirannya terkait meningkatnya penggunaan pinjol ilegal menjelang Lebaran. Ia mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola keuangan dan tidak memaksakan diri.

“Susah melarang orang pinjam, yang paling utama adalah jangan konsumtif, sederhana saja. Kalau tidak punya uang, jangan memaksakan diri. Jangan sampai ingin Lebaran dengan penuh sukacita tetapi setelahnya mengalami derita,” katanya.

Baca Juga  Headline Jabar | Ridwan Kamil Larang Warganya Rayakan Pergantian Tahun Baru

Pages: 1 2

Berita Daerah & Nasional

Menu
ASPRO Property..

Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !