
BANDUNG – Lonjakan pasien Covid-19 di Bandung Raya dan Bodebek mengalami lonjakan. Hal tersebut terlihat dari melonjaknya permintaan pasien Covid-19 yang meminta di rawat di rumah sakit – rumah sakit rujukan Covid-19.
“Hari-hari ini rumah sakit di Bandung Raya dan Bodebek merasakan dampaknya, yaitu mengalami lonjakan pasien covid yang meminta dirawat. Rata-rata berada di klaster keluarga yang ada history didatangi pemudik,” ujar Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di linimasa akun twitternya (13/6).
Dan menurutnya, Bed Occupancy Ratio (BOR) Rumah Sakit di Kota Bandung berada di 85%. BOR Rumah Sakit di Jawa Barat juga naik dari terendah saat menjelang Idulfitri sekitar 30% menjadi 68% hari ini.
“Semalam melakukan koordinasi di RSHS dan RSKIA Kota Bandung. Langkah penambahan kamar dan penambahan relawan tenaga kesehatan sedang diupayakan. Semoga bisa mengatasi lonjakan ini,” harapnya.
Kang Emil (sapaan akrab Ridwan Kamil) pun mengajak warganya untuk taat pada himbauan dan selali disiplin terhadap protokol kesehatan.
“Mari warga Jabar, berempatilah kpd nakes yg sudah lelah jatuh bangun menangani covid lebih dari setahun dgn cara: 1. Taat pada imbauan2 pemerintah. 2. Disiplin prokes 5M. 3. Saling mengingatkan antara kita sendiri. Semoga Allah SWT memudahkan urusan & ikhtiar kita semua. Aamiin,” tandasnya. (*)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !