KOTA BOGOR – Momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah dimanfaatkan Panglima Kodam (Pangdam) III/Siliwangi untuk mengajak masyarakat meningkatkan kualitas keimanan, memperkuat kepedulian sosial, serta meneladani semangat hijrah Nabi Muhammad SAW menuju kehidupan yang lebih baik.
Ajakan tersebut disampaikan Pangdam III/Siliwangi saat memberikan tausiyah dalam peringatan Tahun Baru Islam yang diselenggarakan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Kota Bogor bersama Pemerintah Kota Bogor di Masjid Agung Kota Bogor, Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Bogor Tengah, Senin (15/6).
Kegiatan keagamaan yang diikuti sekitar 1.500 jamaah tersebut berlangsung dengan khidmat dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Dalam tausiyahnya, Pangdam menjelaskan bahwa peringatan 1 Muharram bukan hanya menjadi penanda pergantian tahun dalam kalender Islam, tetapi juga menjadi waktu yang tepat bagi umat Islam untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki diri.
Ia menerangkan bahwa penetapan 1 Muharram sebagai awal tahun Hijriah berakar dari peristiwa hijrah Rasulullah SAW yang kemudian dijadikan dasar penanggalan Islam pada masa Khalifah Umar bin Khattab.
“Makna hijrah harus mampu kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari, yakni berhijrah dari perilaku yang kurang baik menuju pribadi yang lebih bertakwa, lebih peduli, dan lebih bermanfaat bagi sesama,” ujarnya di hadapan ribuan jamaah, Senin (15/6).
Pangdam juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT melalui pelaksanaan ibadah yang lebih baik serta memperbanyak kegiatan sosial dengan membantu kaum dhuafa dan warga yang membutuhkan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga keimanan dengan memperbanyak doa, zikir, dan membaca Al-Qur’an. Menurutnya, Al-Qur’an merupakan pedoman hidup yang dapat membimbing umat dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
“Tahun Baru Islam hendaknya menjadi momentum memperbaiki diri, menjaga hati, memperkuat akhlak, dan menjauhi segala perbuatan yang dapat mengarah kepada dosa. Jadikan Al-Qur’an sebagai sahabat dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Suasana acara semakin khusyuk saat Pangdam mengajak seluruh jamaah memanjatkan doa bersama untuk keselamatan bangsa, kesehatan masyarakat, serta terciptanya kondisi yang aman, damai, dan kondusif di Kota Bogor maupun Indonesia secara umum.
Sejumlah pejabat dan tokoh penting turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya Wali Kota Bogor, Danrem 061/Suryakancana, Danlanud Atang Sendjaja, Dandim 0606/Kota Bogor, Kapolresta Bogor Kota, Kajari Bogor, Ketua Pengadilan Bogor, Ketua MUI Kota Bogor, unsur Forkopimda, tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, serta jajaran pemerintah daerah. (DR)