
KOTA BOGOR – Gerakan Rakyat Tanpa Korupsi (Gertak) kembali menggelar aksi demonstrasi di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor. Massa menuntut agar kontrak proyek Revitalisasi Stadion GOR Pajajaran dibatalkan serta meminta Aparat Penegak Hukum (APH) menyelidiki proses tender dan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Dispora Kota Bogor.
Koordinator aksi, Muaz Ibnu, menyampaikan desakan tegas pihaknya terhadap Pemerintah Kota Bogor terkait proyek yang kini menjadi sorotan publik. Menurutnya, terdapat indikasi kuat bahwa proyek tersebut tidak dijalankan secara transparan dan akuntabel.
“Berdasarkan hasil pemantauan dan berbagai informasi yang telah kami kumpulkan, kami menduga bahwa terdapat cacat prosedur serius dan rekayasa dokumen dalam proses lelang dan penunjukan penyedia jasa proyek revitalisasi ini,” dalam orasinya di Kantor Dispora Kota Bogor, Rabu (26/8)
Gertak menilai dugaan rekayasa dokumen tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip-prinsip pengadaan barang dan jasa pemerintah sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021.
Atas dasar itu, Gertak menyatakan tiga tuntutan utama. Pertama, membatalkan seluruh kontrak pengadaan terkait proyek revitalisasi GOR Pajajaran.
“Dugaan adanya manipulasi atau rekayasa dokumen pada tahap perencanaan dan pelaksanaan pengadaan merupakan pelanggaran serius terhadap hukum dan etika birokrasi,” kata Muaz.
Kedua, menuntut agar Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) serta pejabat terkait dicopot dari jabatannya. Ketiga, mendesak aparat penegak hukum, baik Kejaksaan, Kepolisian, maupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), segera melakukan penyelidikan menyeluruh proses di lingkungan PBJ dan Dispora Kota Bogor.
“Untuk menjamin proses hukum berjalan secara adil dan transparan, kami meminta agar APH segera melakukan penyelidikan dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh pejabat di lingkungan PBJ dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor,” pungkasnya. (DR)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !