SUKABUMI – Kabupaten Sukabumi merayakan Hari Jadi ke-155 yang jatuh pada 10 September 2025, sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2018. Perayaan berlangsung meriah di bawah kepemimpinan Bupati Sukabumi H. Asep Japar dan Wakil Bupati H. Andreas, dengan menghadirkan pesta rakyat yang menampilkan budaya Sunda serta beragam kuliner khas daerah.

Puncak pesta rakyat digelar pada Sabtu dan Minggu, 27–28 September 2025, di Lapangan Cangehgar, Pelabuhan Ratu. Masyarakat tidak hanya dari Sukabumi, tetapi juga dari berbagai daerah, ikut memadati arena acara.

Antusiasme warga luar biasa. Ini menjadi bukti bahwa pesta rakyat Sukabumi mampu menarik perhatian luas, bukan hanya masyarakat lokal.

Baca Juga  Headline Riau | Jelang HPN 2022 dan HUT PWI ke-76, PWI Riau Gelar Kegiatan Donor Darah

Advokat Hadir di Tengah Pesta Rakyat

Yang menarik, untuk pertama kalinya pesta rakyat menghadirkan stand khusus profesi, termasuk profesi Advokat. Kantor Hukum Sembilan Bintang & Partners hadir memberikan konsultasi dan edukasi hukum bagi para pengunjung.

Managing Director Sembilan Bintang, Rd. Anggi Triana Ismail, menegaskan bahwa kehadiran advokat di tengah pesta rakyat merupakan langkah penting dalam mendekatkan dunia hukum kepada masyarakat.

“Ini keren, karena keberadaan advokat dewasa ini jarang ditemui dalam acara kerakyatan. Biasanya advokat hadir di forum ilmiah atau ruang peradilan. Kini, masyarakat bisa langsung berdialog dan berkonsultasi hukum secara santai,” ujar Anggi.

Bersama dengan Tim dan asosiasi Advokat lainnya, Managing Dita Aditya, S.H., M.H., bersama tim memberikan nasihat hukum dan konsultasi gratis kepada warga.

Baca Juga  Headline Nasional | Ketua MUI Tegaskan MUI Tidak Memonopoli Sertifikasi Halal

“Momentum ini tepat untuk memberikan pemahaman hukum secara simultan kepada masyarakat. Sebagai alumni ToF Rancangan KUHP, kami ingin mensosialisasikan bahwa tahun depan RKUHP akan berlaku dan mengikat,” jelas Anggi.

Apresiasi dan Harapan

Anggi juga mengapresiasi inisiatif pesta rakyat Sukabumi yang menghadirkan profesi advokat di tengah ribuan pengunjung.

“Ini bisa dicontoh oleh kota dan kabupaten lain. Pesta rakyat sejatinya adalah perayaan kemerdekaan untuk menjaga marwah jati diri bangsa. Dalam balutan konstitusi, mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan kewajiban negara. Kehadiran advokat di sini adalah bagian dari itu,” tutup Anggi. (DR)