IPW Dorong Polisi Ungkap Aktor Pembubaran Diskusi FTA di Kemang

Dok. Ketua Indonesia Police Watch (IPW) – Sugeng Teguh Santoso/Ist)

JAKARTA – Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi langkah cepat pihak kepolisian dalam menetapkan dua tersangka terkait pembubaran diskusi Forum Tanah Air (FTA) di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso, menekankan pentingnya pengusutan tuntas kasus ini, termasuk siapa dalang di balik pembubaran tersebut.

“IPW mendorong penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui siapa yang memerintahkan mereka membubarkan acara diskusi itu,” ujar Sugeng pada Senin (30/9).

Post ADS 1

Sugeng juga menyebutkan bahwa pembubaran tersebut terkesan janggal, mengingat acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh, seperti Refly Harun, Marwan Batubara, Said Didu, Din Syamsuddin, Rizal Fadhilah, dan Sunarko. Menurutnya, diskusi yang digelar itu seharusnya tidak dibubarkan.

IPW menduga pembubaran tersebut bermotif politik. Sugeng mencurigai adanya kelompok politik yang memerintahkan pembubaran diskusi.

“Ada pihak yang berkepentingan untuk membubarkan acara ini. Berdasarkan informasi yang kami terima, para pelaku diduga berasal dari organisasi pemuda salah satu partai politik,” jelas Sugeng.

Insiden pembubaran ini terjadi pada Sabtu (29/9) di salah satu hotel di Kemang, Jakarta Selatan. Sekitar 30 orang tiba-tiba datang dan memaksa menghentikan diskusi yang tengah berlangsung.

Pihak kepolisian telah menahan lima orang yang terlibat dalam insiden tersebut, dua di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka atas tindakan perusakan dan penganiayaan.

“Kami telah mengamankan lima orang terkait peristiwa di Kemang, dua di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary, pada Minggu (29/9). (DR)

Berita Daerah & Nasional

Menu
ASPRO Property..

Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !