
KOTA BOGOR — Pergantian Kapolresta Bogor Kota menjadi momentum untuk kembali menelusuri perkara dugaan aliran dana senilai Rp7 miliar pada Pilkada Kota Bogor Tahun 2024 yang dikaitkan dengan KPU Kota Bogor.
Fahrizal, selaku pelapor dalam perkara tersebut, meminta Kapolresta Bogor Kota yang baru memeriksa DS yang disebutnya sebagai saksi penting. Menurut Fahrizal, keterangan DS diperlukan untuk mengurai rangkaian perkara sekaligus menelusuri dugaan aliran dana yang masih menjadi perhatian publik.
“Kapolres baru harus periksa DS. Kalau ingin kasus ini terang, jangan ada saksi penting yang dilewatkan. Panggil, periksa, dan dalami keterangannya berdasarkan alat bukti yang ada,” ujar Fahrizal dalam. Keterangannya, Rabu (30/9).
Ia menilai pemeriksaan terhadap DS dapat menjadi salah satu langkah untuk menemukan titik terang atas perkara yang telah cukup lama menjadi sorotan.
Fahrizal juga berharap pergantian pimpinan kepolisian dimanfaatkan untuk mengevaluasi kembali perkara-perkara yang belum mendapatkan kejelasan.
“Saya minta Kapolres baru jangan hanya menerima laporan lama. Lihat kembali perkara ini dari awal. Periksa saksi-saksi yang relevan, termasuk DS, agar fakta sebenarnya bisa terungkap,” katanya.
Perkara dugaan aliran dana Rp7 miliar tersebut sebelumnya telah menjadi perhatian publik. Fahrizal meminta proses penanganannya dilakukan secara profesional dan transparan serta tetap berlandaskan alat bukti.
Ia kini mempertanyakan apakah Kapolresta Bogor Kota yang baru akan memanggil DS dan kembali menelusuri bagian-bagian perkara yang dinilai belum terang.
Fahrizal menegaskan pentingnya pemeriksaan DS, penelusuran aliran dana, serta pengungkapan perkara secara menyeluruh berdasarkan fakta dan alat bukti. (DR)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !