KOTA BOGOR – Komunitas Pemuda Peduli (KPP) Bogor Raya menegaskan pentingnya akselerasi kinerja pembangunan dalam silaturahmi dengan Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Kota Bogor, Lia Kania Dewi.

Dalam kesempatan tersebut, KPP menyoroti sejumlah proyek yang dinilai lambat dan mendesak agar penyelesaiannya segera dikebut sesuai kontrak.

Ketua KPP Bogor Raya, Beni Sitepu, menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh sekadar menjadi formalitas tender, melainkan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Setiap keterlambatan proyek sama artinya menunda hak rakyat. Kami mendesak kontraktor dan dinas teknis bekerja cepat, tepat, dan disiplin. Jangan sampai publik dikecewakan,” ujarnya tegas, kepada awak media Kamis (25/6).

Baca Juga  Revitalisasi Pasar Jambu Masuki Pemasangan Pondasi Bangunan

Beni juga menekankan perlunya pengawasan ketat terhadap kontraktor yang kinerjanya dinilai lemah. Ia mencontohkan proyek saluran air di wilayah X dan rehabilitasi jalan di wilayah Y yang mengalami keterlambatan sehingga perlu segera dipacu.

“Kami ingin PBJ tegas: kalau ada kontraktor yang berulang kali lalai, jangan diberi ruang lagi. Blacklist adalah langkah tepat agar pembangunan tidak terus-terusan dikorbankan,” tambah Beni.

Baca Juga  Dispora Kota Bogor Gelar Seleksi Program Pertukaran Pemuda Antar Negara | Headline Bogor

Selain itu, KPP Bogor Raya mengajak masyarakat turut serta mengawal setiap proyek pembangunan. Dengan adanya keterlibatan publik, diharapkan proses pengawasan akan semakin kuat.

“Silaturahmi ini kami maknai sebagai langkah bersama untuk mempercepat kinerja pembangunan Kota Bogor. Kami optimis, dengan sinergi pemerintah, PBJ, kontraktor, dan masyarakat, pembangunan bisa selesai tepat waktu, berkualitas, dan memberi manfaat luas,” pungkas Beni Sitepu. (DR)