
“Pengusaha itu adalah pelaku yang di depan. Oke, dia boleh cari untung, enggak ada masalah. Tapi kita juga minta para pengusaha bayar pajak yang benar,” tambahnya.
Salah satu komoditas yang disoroti Presiden dalam kebijakan ini adalah daging. Ia meminta Menteri Pertanian dan Menteri Perdagangan untuk membuka peluang impor secara luas, tanpa pembatasan pada perusahaan tertentu.
“Siapa saja boleh impor. Mau impor apa, silakan buka saja. Rakyat kita juga pandai kok. Bikin kuota-kuota, abis itu perusahaan A, B, C, D yang hanya ditunjuk. Hanya dia boleh impor, enak saja,” tegasnya.
Selain itu, Presiden juga menyoroti hambatan di sektor bea cukai serta praktik penyelundupan yang merugikan negara. Ia menyampaikan apresiasi terhadap masukan dari pelaku usaha dan meminta laporan langsung apabila ditemukan pelaksanaan yang tidak sesuai di lapangan.
“Kalau ada lagi implementasi yang kurang bagus, segera laporkan. Segera laporkan kita bertindak,” tandasnya. (DR)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !