
KOTA BOGOR – Lurah Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Yanti Maryanti telah sukses menjalankan programnya selama menjadi lurah di kelurahan tersebut. Salah satunya, dalam menekan angka stunting di wilayahnya.
Yanti mengatakan, ketika mendapat amanah bertugas menjadi lurah di Bondongan pada 2021 silam, dirinya melihat angka stunting di wilayahnya masih cukup tinggi, mencapai 14 orang.
Namun dengan kerja sama dan kerja keras seluruh pegawainya yang ada di kantornya angka stunting tersebut bisa ditekan, hingga yang tadinya 15 kini tinggal 7 orang yang masih menjadi perhatian.
“Alhamdulillah, kita terus turun ke masyarakat dan selalu melihat potensi apa saja yang ada di wilayah, termasuk penanganan stunting. Kini, angka stunting di wilayah kami tinggal 7 orang yang terus kita lakukan pendampingan,” kata Yanti saat ditemui, Rabu, 1 Maret 2023.
Yanti menyadari dalam melakukan tugasnya itu tidak bisa sendiri, dibutuhkan support dan peran aktif dari masyarakat maupun kader-kader posyandu, termasuk dukungan dari pihak swasta. Untuk itu, pihaknya melakukan kerja sama dengan rumah sakit Melania yang ada di wilayahnya.
“Dalam menekan stunting ini, kita di support RS Melania, karena memang kita memiliki progam yang sama. Sehingga, dalam membantu asupan gizi termasuk pemeriksaan kesehatan secara rutin dibantu oleh RS Melania,” jelasnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga selalu memberikan edukasi kepada para orang tua untuk selalu memperhatikan asupan gizi yang baik kepada anak-anaknya, termasuk warganya yang akan menikah diberikan juga edukasi.
“Stunting itu, dikarenakan bukan hanya melihat si anak tersebut lahir yang kemudian kekurangan gizi, tetapi dilihat juga usia calon pengantin yang belum mencukupi kita berikan edukasi, agar nantinya calon pengantin itu ketika punya anak gizinya sudah cukup, sehingga kasus stunting bisa kita tekan,” terangnya.
Meski terbilang sukses menekan angka stunting tidak membuat dirinya puas, karena masih 7 anak-anak yang masih menjadi perhatian khusus, dan itu akan terus diperhatikan, sehingga diharapkan nantinya kasus stunting di Bondongan betul-betul tidak ada lagi.
“Harapan kita tentu tidak ada lagi stunting di Bondongan dan kita terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan termasuk asupan gizi bersama RS Melania. Mudah-mudahan kerja sama ini bisa berkelanjutan, sehingga angka stunting di wilayah kita betul-betul bisa ditekan hingga nol kasus stunting,” tandasnya.
(Herry)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !