KOTA BOGOR – Tersiar kabar, PT. KAI hendak menertibkan sekaligus membongkar pertokoan yang berada di Jalan Nyi Raja Permas Kota Bogor. Di lapangan sendiri sudah terlihat beberapa toko sedang dalam proses pengosongan.

Saat akan dikonfirmasi awak media, Kepala Stasiun Bogor enggan mendatangi awak media, namun salah satu pegawai PT. KAI menuturkan “Kami (Stasiun Bogor-red) tidak bisa menanggapi, sebelum ada informasi dari bagian Hubungan Masyarakat (Humas) PT. KAI, agar satu pintu,” ujarnya.

Kepala Unit (Kanit) Pasar Kebon Kembang PD. Pasar Pakuan Jaya, Iwan Arief Budiman membenarkan kabar tersebut dan menurut Iwan, rencana pengosongan ruko yang berada di Jalan Nyi Raja Permas tersebut hampir berbarengan dengan aktitivitas pembongkaran Blok G Pasar Kebon Kembang.

Baca Juga  Aksi Mahasiswa Unida Tuntut Pemerintah Tunda Pemindahan Ibukota

“Untuk status hukum tentang pengosongan aktivitas ekonomi yang akan dilakukan PT. KAI saya tidak bisa menanggapi, namun sebagai tetangga sinerjitas, kolaborasi dan saling mendukung harus tercipta, karena pengosongan tersebut berbarengan dengan pembongkaran Blok G Pasar Kebon Kembang, sehingga jangan sampai nanti ada sesuatu hal yang tidak diinginkan,” ujar Iwan

Menurut Iwan, Pasar Kebon Kembang mempersilahkan para pedagang yang berada di ruko blok PT. KAI tersebut jika ingin memindahkan aktivitas ekonominya di Pasar Kembang.

Baca Juga  Mematangkan Kegiatan Pameran Kujang, Panitia Milangkala BBRP Bersilaturahmi Ke Beberapa SKPD | Headline Bogor

“Jika ada tempat – tempat di PD Pasar (Pasar Kebon Kembang-red) yang memungkinkan mereka untuk beraktivitas, kami persilahkan,” pungkas Iwan.

Deroy