
KOTA BOGOR – Dekan Fakultas Universitas Pakuan, Dr. Yenti Garnasi, S.H.,M.H. bersyukur momentum Dies Natalis ke-41 Universitas Pakuan tambah maju, dengan tantangannya besar sekarang ini dengan masa 4.0.
“Saya ingin kampus sebagai lembaga pendidikan ini mempunyai otonomi pemikiran keilmuan yang betul-betul bebas, bukan artian bebas tanpa batas, tetapi dengan pembatasan Pancasila dan UUD 1945,” ucapnya.
Lanjut Dekan Yenti, yaitu bebas untuk berpikir dan memberikan kritikan jika pemerintah atau penegakan hukum itu salah dengan pemikiran yang clear, mendalam dan bisa diterima untuk kemaslahatan bangsa.
“Saya ada keprihatinan sendiri, mudah-mudahan tidak betul, saya khawatir kemauan membaca rendah, dan saya yakin, mudah-mudahan dosen-dosennya tidak, dan ada keinginan terus membaca. Keingintahuan mahasiswa dengan momentum ini lebih tinggi, Universitas Pakuan dan Fakultas Hukum ini menjadi gudangnya pemikiran-pemikiran pengembangan ilmu, yang tidak mungkin hanya berdiri sendiri tetapi saling berkaitan dari semua fakultas yang lain, semua dinamika sosial ada hukumnya,”
Semoga momentum Dies Natalis, menurutnya, bisa merefleksikan diri, merenung kedepan. Dan dengan kampus merdeka ini semoga bukan hanya menyiapkan tenaga kerja, tetapi juga menghasilkan peneliti yang bagus dan menghasilkan pemikiran-pemikiran yang bagus.
“Visi misi universitas adalah visi mahasiswa
Universitas, lebih terbuka dan transparan kepada fakultas, semua akuntable dan kita juga bisa menerima masukan yang kritis yang terstruktur tidak asal ngomong,” tandasnya. (*)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !