BULOG Kabupaten Bogor Tidak Memanusiakan Manusia | Headline Bogor

KABUPATEN BOGOR – Pembagian beras sejahtera (Rastra) untuk warga Desa Lemah Duhur, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor dikeluhkan para penerimanya. Pasalnya, beras bersubsidi yang diperuntukan untuk masyarakat tidak mampu, itu dinilai tidak layak menjadi komsumsi warga sebagai manusia. Menurut mereka, itu komsumsi untuk pakan ternak karena bau dan berdedak.

Beras rastra yang diterimakan kepada beberapa kepala keluarga (KK) di kampung Sasak itu kualitasnya dinilai sangat buruk. Selain kotor dan mulai bau, kondisi beras remuk hingga banyak dedeuk yang tercampur. “Sangat jelek, banyak dedeuknya, remuk dan bau,” ungkap Edo, warga setempat, Selasa (6 Juni 2018).

Baca Juga  Headline Bogor | Pemkab Bogor Dukung Pengembangan UMKM dan Koperasi

Post ADS 1

Para warga penerima jatah rastra juga belum tahu hendak diapakan beras tersebut. Untuk makan, sangat tidak memungkinkan karena kondisi beras sangat buruk. Sementara kalau dikonsumsi sendiri sangat tidak mungkin.
“Dapakai buat makan ya malu, gak sampai hati melihat kualitas berasnya,” tambah Edo yang dibenarkan para ibu penerima Rastra lainnnya.

Dikarenakan penerima Rastra merasa kaget dengan beras jatah yang diterimakan, Sebab sebelumnya tidak sampai sejelek ini. Edo meminta kepada pemerintah, khususnya pejabat bulog untuk lebih memanusiawikan manusia dalam menstribusikn beras rastra tersebut.

Warga masyarakat manusia bukan hewan. “Kasihan masyarakat kalau mereka diberi beras tidak layak konsumsi. Ironis karena beras adalah makanan pokok masyarakat Indonesia. Mohon untuk segera ditindak lajuti temuan ini,” pukasnya.

Baca Juga  Headline Bogor | KNPI Kabupaten Bogor Distribusikan Bantuan Bagi Warga Terdampak Bencana Gempa

Berita Daerah & Nasional

Menu
ASPRO Property..

Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !