
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kabupaten Bogor, Hadijana menambahkan, Kabupaten Bogor masih berada di PPKM level 3, sementara untuk wilayah aglomerasi Jabodetabek yang lain sudah di level 2. Salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah belum tercapainya sasaran vaksinasi.
“Persoalan data jumlah masyarakat yang sudah divaksin juga masih memiliki beberapa versi, dan masing-masing versi memiliki perbedaan angka. Persoalan ini akan kita segera selesaikan bersamaan dengan jalannya percepatan vaksinasi di setiap wilayah, agar sisa kurang lebih 10 minggu lagi kita punya data yang utuh, untuk mencapai target 70% pada bulan Desember,” terang Hadijana.
Kapolres Bogor, AKBP Harun mengungkapkan, tantangan kita semakin berat untuk mencapai target vaksinasi di Bulan Desember. Meski demikian Polri bersama TNI berkolaborasi dengan pemerintah daerah tetap semangat untuk melaksanakan percepatan vaksinasi di Kabupaten Bogor.
“Percepatan vaksinasi akan cepat kita laksanakan manakala kita punya data yang tepat. Jadi ketika kita punya data mulai tingkat desa hingga RT dan RW, kita bisa tentukan kebutuhan Nakes dan vaksinatornya. Jadi yang paling penting adalah data,” ungkapnnya
Kapolres Bogor menambahkan, karena dengan data, kita bisa memproyeksikan kebutuhan vaksinasinya, kemudian kita juga bisa mengetahui karakteristik wilayahnya. Dengan begitu kita tahu pendekatan apa yang bisa kita lakukan agar masyarakat mau menerima vaksin. (*)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !