JAKARTA – Penyebaran wabah Corona atau Covid-19 yang telah menyebar dan mewabah ke berbagai negara, akhirnya sampai ke Indonesia. Penyebaran yang cukup massif dan angka peningkatan yang terus menanjak membuat pemerintah Indonesia mengambil berbagai kebijakan, dari mulai meliburkan sekolah di berbagai daerah hingga Work From Home (WFH) untuk para pekerja.

KAMI memandangan bahwa berbagai kebijakan pemerintah harus dibarengi dengan penyadaran masyarakat terkait bahaya dan cara penularan virus corana ini. Komunitas Aktivis Muda Indonesia (KAMI) sebagai tempat berhimpunnya para pemuda dan telah memiliki perwakilan diberbagai daerah merasa terpanggil untuk bersama pemerintah melawan virus Corona.

KAMI meluncurkan 5 kegiatan yang dilakukan dalam rangka bersinergis dengan pemerintah melawan penyebaran virus corona antara lain :

  1. Sosialiasi tentang cara penularan dan bahaya virus corona melalui kampanye lapangan (poster,spanduk,dll) maupun media social.
  2. Kampanye hidup sehat dengan membagikan masker dan hand sanitizer di pusat keramaian, seperti stasiun, pasar, terminal,dsb.
  3. Memasang tabung hand sanitizer di titik titik tertentu di daerah padat penduduk.
  4. Bekerjasama menyusun aplikasi try out UN online (www.lccrawamangun.com/cbt-lcc) dalam rangka menfasilitasi para siswa yang belajar di rumah.
  5. Kampanye agar masyarakat untuk beraktivitas di dalam rumah dan menghindari kegiatan keramaian.
Baca Juga  “Learning by Doing” Cerita Sukses DOLAS (Pelopor Donat Talas)

Ketua Umum KAMI, Sultoni sudah mengarahkan dan memerintahkan seluruh perangkat KAMI di berbagai provinsi sampai tingkat kecamatan untuk melakukan Gerakan Bersama melawan corona. Keyakinan KAMI jika semua perangkat dari mulai pemerintah hingga masyarakat sudah berkolaborasi maka kita akan bisa meminimalisir dampak virus corona ini.

Jumat sore, berlokasi di beberapa stasiun di DKI Jakarta, salah satunya stasiun tebet, para aktifis dari Komunitas Aktivis Muda Indonesia (KAMI) datang untuk membagikan hand sanitizer secara langsung kepada para penumpang KRL yang keluar masuk di stasiun. Dengan seragam merah dan putih para aktifis KAMI cekatan menyambut para penumpang baik yang keluar dan masuk stasiun dengan cara menyemprotkan hand sanitizer ke tangan para penumpang.

Baca Juga  Ini Penjelasan Polling Versi Headline Bogor | Headline Bogor

Sultoni, Ketua Umum KAMI ketika diwawancara mengatakan bahwa ini sebuah Gerakan moril dari KAMI selaku anak bangsa untuk berkontribusi aktif dalam rangka melawan penyebaran virus corona, salah satunya adalah pemberian hand sanitizer dengan cara penyemprotan langsung ke tangan penumpang. Dalam keterangan lanjutannya Sultoni menjelaskan bahwa KAMI mempunyai 5 gerakan untuk bersinergi dengan pemerintah dalam rangka melawan virus corona antara lain.

Terlihat dari pantauan para penumpang antusias untuk di semprot tangannya ketika masuk maupun keluar dari stasiun. Tidak hanya untuk penumpang, para aktifis KAMI juga berkeliling ke para tukang ojek yang ada disekeliling stasiun tebet. Kegiatan yang berakhir di jam 18.00 ini akan dilanjutkan secara berkesinambungan dikemudian hari. (*)