KABUPATEN BOGOR – Perjalanan karier Wakil Ketua Kadin Kabupaten Bogor, Sulhajji Jompa, terbilang tidak biasa. Sebelum dikenal sebagai pengusaha, ia lebih dahulu meniti karier di dunia akademik sebagai dosen, kemudian mengabdikan diri selama puluhan tahun sebagai peneliti di lingkungan pemerintahan.
Pengalaman panjang tersebut menjadi fondasi yang membentuk pola pikirnya hingga akhirnya memutuskan beralih ke dunia bisnis. Menurut Sulhajji, setiap fase perjalanan karier memberikan pelajaran berharga yang membawanya pada keputusan menjadi seorang entrepreneur.
Kesempatan menjadi peneliti datang pada masa pemerintahan Presiden BJ Habibie. Saat itu, ia dipercaya bergabung dengan lembaga pemerintah yang bergerak di bidang pengkajian dan penerapan teknologi.
“Saya memang ditakdirkan hidup warna-warni, pertama jadi dosen, kemudian ditakdirkan dipanggil ke Jakarta, di zaman Pak Habibie menjadi salah satu peneliti badan pengerjaan penerapan teknologi,” ujar Sulhajji, Selasa (7/7).
Selama kurang lebih 25 tahun mengabdi sebagai peneliti, Sulhajji mengaku memperoleh banyak pengalaman, baik dalam pengembangan teknologi maupun proses riset. Namun, ia juga menyadari masih terdapat berbagai tantangan, terutama ketika hasil penelitian dan inovasi yang dihasilkan belum sepenuhnya dapat diterapkan secara luas di masyarakat maupun dunia industri.
Keinginan agar hasil riset tidak berhenti di laboratorium, melainkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mendorongnya meminta dipindahkan ke lembaga yang berfokus pada hilirisasi teknologi serta pengembangan bisnis berbasis inovasi.