MEDAN – Bertepatan dengan hari tanpa kendaraan bermotor (CFD) di sekitaran Tugu Bank Sumatra Utara, Ahad (13/10), Aksi Cepat Tanggap bersama relawan Masyarakat Relawan Indonesia menggelar acara guna menjaring perhatian masyarakat tentang konflik kemanusiaan di Wamena, Jayawijaya dan gempa yang beberapa waktu lalu mengguncang Ambon.
Acara ini dimeriahkan dengan berbagai hiburan serta warga yang hadir disuguhkan teh manis hangat serta roti untuk sarapan pagi. Suguhan ini dibawa menggunakan Humanity Food Van dari ACT Sumut. Kegiatan digelar sejak selepas subuh.
Sakti Wibowo dari tim Program ACT Sumut mengatakan, acara di hari tanpa kendaraan bermotor ini dilakukan untuk menggugah kepedulian masyarakat berkenaan dengan konflik kemanusiaan di Wamena dan gempa Ambon. “Konflik kemanusiaan di Wamena dan gempa di Ambon banyak memakan korban jiwa serta menggerakan ribuan orang untuk mengungsi, mereka perlu uluran tangan kita bersama,” ungkapnya, Ahad (13/10).
Acara yang melibatkan puluhan relawan ini mengundang perhatian warga. Selain suguhan sarapan, ACT dan relawan MRI juga memberikan kabar terkini terkait kondisi di Wamena juga pascagempa yang mengguncang Ambon. Ketua MRI Sumut Ali Sahniur mengharapkan, kegiatan ini dapat mengantarkan warga Sumut pada kebaikan untuk menolong saudara yang tertimpa musibah.
“Uluran tangan kita sangat dinantikan mereka yang sedang terkena musibah,” ungkap Ali. [*]