JAKARTA – Bakal Calon (Bacalon) Presiden dari Koalisi Perubahan dan Persatuan, Anies Rasyid Baswedan menanggapi Tantang Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) untuk berdebat.

“Yuk, kapan?,” singkat Anies, dikutip dalam akun twitternya, menanggapi berita tantangan debat BEM UI untuk datang ke kampusnya, Senin (21/8).

Sebelumnya, diberitakan BEM UI menantang para bakal calon presiden (capres) untuk datang ke kampusnya untuk mendebat para bakal capres.

“Jika memang punya nyali, BEM UI mengundang semua calon presiden/bakal calon presiden untuk hadir ke UI karena kami siap untuk menguliti semua isi pikiran kalian,” kata Ketua BEM UI Melki Sedek Huang dikutip dari detikcom pada Senin (21/8).

Baca Juga  Caleg Muda Sandi M. Ilham : Bawa Semangat dan Harapan Generasi Muda ke Panggung Politik

Dimana Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan gugatan terhadap UU Nomor 7 Tahun 2017, khususnya Pasal 280 ayat (1) huruf h. Konsekuensinya, kampanye di tempat ibadah dilarang total.

Namun peserta pemilu tetap dapat hadir di tempat pendidikan dan fasilitas pemerintah asalkan tanpa atribut kampanye dan atas undangan pihak yang bertanggung jawab. Menurut BEM UI, ini harus dimanfaatkan maksimal.

Baca Juga  Balad Ade Yasin Gelar Silaturahmi dan Rapat Koordinasi | Headline Bogor

“Kebolehan institusi pendidikan untuk mengundang para calon pemimpin harus digunakan untuk menguji substansi dan isi otak tiap calon pemimpin, bukannya jadi ladang cari muka para pimpinan kampus dan ladang main mata kaum intelektual dan politisi saja,” kata Melki Sedek Huang. (DR)