4. Membantu Proses Pencernaan
Kurma mengandung serat yang tinggi, yang membantu melancarkan sistem pencernaan. Dengan mengonsumsi kurma saat berbuka, kita dapat mencegah masalah seperti sembelit atau gangguan pencernaan lainnya.
5. Simbol Kesederhanaan dan Syukur
Berbuka dengan kurma mengajarkan kita untuk bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Meskipun kurma terlihat sederhana, ia memiliki banyak manfaat dan keberkahan. Hal ini juga mengingatkan kita untuk tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan saat berbuka.
6. Cara Berbuka dengan Kurma yang Dianjurkan**
– Jumlah yang Dianjurkan: Rasulullah SAW biasanya berbuka dengan 3 butir kurma. Jika tidak ada, bisa diganti dengan kurma dalam jumlah ganjil seperti 1, 5, atau 7 butir.
– Diawali dengan Doa: Sebelum memakan kurma, ucapkanlah doa berbuka puasa:
“Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insyaallah.”
Artinya: “Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah, serta pahala telah tetap, insya Allah.”
7. Alternatif Jika Tidak Ada Kurma
Jika kurma tidak tersedia, kita bisa berbuka dengan air putih. Air juga memiliki manfaat yang besar untuk menghidrasi tubuh setelah seharian berpuasa. Namun, usahakan untuk selalu menyediakan kurma sebagai pilihan utama.
Berbuka puasa dengan kurma adalah sunnah yang penuh hikmah dan manfaat. Selain mengikuti ajaran Rasulullah SAW, kita juga mendapatkan manfaat kesehatan dari buah yang satu ini. Mari kita biasakan berbuka dengan kurma agar puasa kita semakin berkah dan mendatangkan pahala. Selamat menunaikan ibadah puasa!
Wallahu a’lam bish-shawab