KOTA BOGOR – Masjid Al-Muttaqin menjadi saksi sebuah gerakan spiritual dan sosial yang tumbuh pesat dari langkah kecil, yakni Bapack-Bapack Subuhan (BBS). Digelar pada Selasa (13/5), kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah ibadah, namun juga sarana mempererat silaturahmi dan menebar aksi kebaikan.
BBS pertama kali lahir pada 11 Mei 2024 atas inisiatif tiga sahabat pecinta otomotif, yaitu Endy Santoso, Firli Nurmansyah, dan Aditya Sumardja. Mereka memiliki satu tujuan mulia: memakmurkan masjid melalui kegiatan subuh berjamaah.
Kegiatan perdana bertajuk BBS Volume 1 hanya dihadiri oleh ketiganya. Namun, inisiatif sederhana ini ternyata mendapat sambutan luas. Dalam perjalanannya selama satu tahun, BBS berhasil mengumpulkan hampir 400 jamaah pada salah satu kegiatan di bulan Ramadhan.
Berbeda dari komunitas kebanyakan, BBS tidak berbentuk organisasi ataupun klub. Gerakan ini terbuka untuk siapa saja, tanpa memandang usia, jenis kendaraan, atau latar belakang.
“BBS bukan hanya untuk yang bermobil, semua boleh ikut. Mau naik motor, jalan kaki, atau nebeng pun dipersilakan. Karena inti dari BBS adalah kebersamaan dalam ibadah,” ujar Endy Santoso salah satu founder.
Sebagai ungkapan syukur atas satu tahun perjalanan, BBS menggelar puncak perayaan pada Ahad, 11 Mei 2025. Acara dimulai dengan subuh berjamaah dan kajian, lalu dilanjutkan dengan mini touring menuju Brezza Coffee di Sentul.
Dalam suasana hangat, Endy menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jamaah atas konsistensinya. Perayaan ditutup dengan pemberian santunan untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Permata Hati Lilly, sebagai wujud kepedulian sosial.
“Ratusan jamaah hadir dalam syukuran ini, tak hanya dari Bogor, tetapi juga dari Jakarta, Depok, Bekasi, Tangerang, Banten, hingga Bandung,” katanya.
Meluasnya antusiasme dari berbagai wilayah menunjukkan bahwa BBS telah menjadi penggerak kebaikan yang menjangkau lintas kota.
Melalui akun Instagram @bapackbapacksubuhan, masyarakat luas diundang untuk ikut serta dalam gerakan ini.
“BBS bukan sekadar subuhan BBS adalah perjalanan hati. Semoga keberlangsungan kegiatan ini menjadi ladang jariyah bagi siapa saja yang mengajak keluarga dan kerabatnya untuk hadir dan berbagi dalam kebaikan,” ungkapnya. (*)