KABUPATEN BOGOR – Bupati Bogor, Ade Yasin menyambut baik kerjasama Korea Indonesia Forest Center (KIFC) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terkait wisata alam ramah lingkungan di Kabupaten Bogor, salah satunya dengan membangun Sentul Eco Edu Tourism atau hutan kecil di ibukota Kabupaten Bogor.
“Saya sangat mendukung dan menyambut baik, karena kerjasama yang dijajaki ini terkait wisata alam yang ramah lingkungan dan tidak merusak alam. Saya juga berharap pertemuan ini bisa ditindaklanjuti dengan kerjasama membangun wisata forestry atau semacam hutan kecil di tengah ibukota Kabupaten Bogor,” ungkap Bupati Ade Yasin, saat menerima dari Korea Indonesia Forest Center (KIFC) di Ruang Kerja Bupati Bogor, Rabu (31/3).
Tambah Bupati, di Kabupaten Bogor, KFIC bekerjasama dengan Perhutani untuk membangun Sentul Eco Edu Tourism Forest bertujuan untuk membantu mengatasi dampak perubahan iklim global, Kerjasama ini rencananya akan diresmikan pada 6 April 2021 mendatang berdasarkan Nota Kesepahaman (MoU).
“Tindak lanjut kerjasama ini kami dilakukan secara kolaborasi, untuk pemetaan dan pengukuran kawasan, Master Plan Pengembangan Kawasan Wisata, dan FS Pengembangan Kawasan Wisata dilakukan oleh Pemkab Bogor dan Perhutani, DED Area Parkir dan Sarana Prasarana serta Pembangunan Area Parkir dan Sarana Prasarana dilakukan Disbudpar, sedangkan untuk DED Jalan dan Pembangunan Akses Masuk Kawasan Wisata dilakukan oleh PUPR,” imbuhnya.
Sementara itu Mr. Lee dari KFIC menyampaikan bahwa Korea Selatan, kira-kira dua per tiga daerahnya merupakan pegunungan, oleh karena itu lahan yang bisa ditanami sudah penuh, maka untuk ikut mengatasi dampak perubahan iklim global, KFIC ingin menanam pohon lebih banyak lagi walaupun itu berada di luar negeri. (*)