KABUPATEN BOGOR – Bupati Bogor, Ade Yasin memastikan akan mengikuti arahan Gubernur Jawa Barat pada Rapat Koordinasi (Rakor) Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat secara virtual di Pendopo Bupati, Senin (12/7).

Dalam Rakor tersebut Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, total kasus hari ini sekitar 80.000 kasus. Sementara yang dirawat kurang lebih hanya bisa 20.000 kasus, berarti ada 60.000 yang di rumah. Jadi mayoritas pasien Covid di Jawa Barat itu sedang isolasi mandiri (isoman).

“Lalu pemerintah pusat akan perkuat pemberian obat gratis kepada warga tidak mampu, oleh karena itu saya minta para Walikota dan Bupati agar segera berkoordinasi untuk memberikan data-data dimanakah pasien-pasien yang menjalani isoman berdasarkan by name by address nya, karena TNI sudah ditugaskan dalam pertengahan minggu ini, juga untuk memberikan obat gratis kepada warga yang sedang isoman,” jelas Ridwan Kamil.

Baca Juga  Pleno PPK Tuntas, Paslon Hadist Tak Tergoyahkan Raih Suara Terbanyak | Headline Bogor

Ia menyampaikan juga terkait kasus kematian yang berada di rumah saat isoman cukup tinggi. Oleh karena itu, ia menitipkan kepada Walikota dan Bupati, untuk memastikan aparat RT dan RW nya agar lebih gesit untuk mengecek yang isoman.

“Saya titip juga kepada Kapolda agar rutin mengecek kondisi warga yang isoman sebagai patroli rutin agar kondisi kesehatan yang seharusnya membaik tidak jadi memburuk. Saya harap negara lebih proaktif, karena hampir mayoritas 70% masyarakat yang positif Covid itu dirawatnya bukan di rumah sakit melainkan isoman di rumah,” tandas Ridwan Kamil.

Bupati Bogor Ade Yasin menjelaskan, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) ia telah berkeliling memberikan bantuan berupa sembako kepada warga yang terdampak pandemi, juga memberikan semangat, motivasi yang diperlukan kepada masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Baca Juga  Headline Bogor | CFC Dalam Satu Rangkaian Bangunan, RSUD Leuwiliang Panen Kecaman

“Melalui program Bogor Gerak Cepat (Gercep) kami siap membantu warga yang terpapar Covid dan sedang melakukan isoman di rumahnya masing-masing, serta warga yang terdampak pandemi Covid lainnya. Kami pun mengoptimalkan pelayanan dengan menyediakan call center layanan kegawatdaruratan di setiap desa. Satgas covid di tingkat desa pun saya instruksikan untuk aktif memonitor kondisi warganya terutama yang sedang melaksanakan isoman,” ujar Ade Yasin.

Sebagai informasi dalam Rakor tersebut dihadiri juga oleh Dandim 0621, Wakil Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan Negeri, perwakilan Polres Bogor dan Lanud ATS, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor. (*)