
KABUPATEN BOGOR – Dengan dukungan sektor pertanian tanaman pangan dan perikana, Kecamatan Nanggung merupakan zona pengembangan komoditas unggulan sekaligus zona pengembangan agroekowisata Kabupaten Bogor.
“Karena Kecamatan Nanggung memiliki komoditas unggulan seperti cengkeh, tanaman obat, manggis, produk logam dan lainnya,” ungkap Bupati Bogor, Ade Yasin saat melaksanakan kegiatan Saba Desa di Kecamatan Nanggung, Senin (20/9).
Dalam Strategi Pembangunan Pariwisata Daerah, lanjut Bupati Ade, Kecamatan Nanggung masuk ke dalam Kawasan Strategis Pariwisata Daerah (KSPD) Halimun-Salak bersama-sama dengan Tenjolaya, Leuwiliang, Leuwisadeng, Pamijahan, Sukajaya, Jasinga, bertema utama alam, budaya dan geopark serta tema pendukung edukasi.
Kecamatan Nanggung, Bupati meneruskan, juga memiliki beberapa potensi wisata desa antara lain, Geo Heritage: eks. pertambangan bawah tanah Antam, Curug Sawer, Leuwi Bongbang, Setu Nirmala, dan Curug Macan. Bio Heritage: Taman Nasional Gunung Halimun Salak, pengamatan elang, pengamatan Oa, habitat Anggrek Raksasa, Hutan Hujan, Perkebunan Teh Nirmala, Agromedika, persawahan terasering. Cultural Heritage yakni Pendopo Bupati, Situs Pasir Jambu, Situs Kramat Mbah Kudung dan Mbah Langgar, Kampung/Desa Wisata Malasari, Kampung Malani seni pencak silat da pertanian.
“Seperti kita tahu Nanggung itu memiliki pesona alam Gunung Salak yang indah, apalagi masuk ke wilayah Desa Malasari, ada pemandangan kebun teh yang cukup besar. Bahkan kalau jaraknya tidak terlalu jauh, orang akan berbondong-bondong datang kesini mengalahkan Puncak. Cuma karena pertimbangan jauh, tapi kalau kita tata kelola dengan baik saya kira Nanggung ini jadi satu objek wisata cukup menarik,” paparnya. (*)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !