
KOTA BOGOR – Ganjar Pranowo merupakan Calon Presiden (Capres) kedua yang hadir dalam Food and Agriculture Summit III dan Dialog Calon Presiden RI Tahun 2024 yang diselenggarakan Himpunan Alumni (HA) IPB.
Kepada awak media, Ganjar mengapresiasi kontribusi IPB dalam menghilirisasi hasil risetnya yang mencapai lebih dari 35 persen, dan ia pun mengajak universitas-universitas lain untuk mengikuti jejak IPB.
“Tidak perlu 100 persen, tapi untuk tanaman subtropis, separuh lebih sedikit jika sudah bisa diproduksi, kita bisa menghemat banyak hal,” ujar Ganjar Pranowo
Selain itu, Ganjar memberikan dukungan terhadap konsep kedaulatan agro maritim yang dicetuskan oleh IPB. Menurutnya, langkah ini adalah langkah konkrit yang dapat diambil untuk meningkatkan kedaulatan pangan.
Dengan adanya data science yang dimiliki IPB, Ganjar dalam kesempatan menawarkan kerjasama IPB untuk mengimplementasikan konsep tersebut untuk dua tahun ke depan.
“Dengan ilmu dan metode yang sudah ada, serta dukungan peraturan pemerintah, dan lahan yang bisa kita carikan, maka hasilnya akan bisa terukur. Dan ini dapat meningkatkan optimisme terhadap kedaulatan pangan di Indonesia,” tambahnya.
Dalam kesempatan ini pun, Ganjar menyoroti kebutuhan nelayan, diantaranya jaminan pasokan BBM, modal kerja, dan sistem informasi harga.
Ia menekankan perlunya keterlibatan pemerintah dalam memberikan jaminan dan perlindungan yang baik, seperti asuransi kepada petani dan nelayan.
“Harus ada langkah konkrit yang dapat dirasakan oleh petani dan nelayan, melalui perlindungan yang diberikan oleh pemerintah,” ungkap Ganjar Pranowo. (DR)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !