Dosen Prodi Paramedik Veteriner Sekolah Vokasi IPB Lakukan Observasi terkait Kesehatan Hewan

Dok.Dosen Prodi Paramedik Veteriner Sekolah Vokasi IPB Lakukan Observasi terkait Kesehatan Hewan di Kelurahan Mulyaharja/Ist)

KOTA BOGOR – Kelurahan Mulyaharja, yang dikenal sebagai ikon wisata edukasi di Kota Bogor, memiliki mayoritas penduduk yang berprofesi sebagai petani dan peternak.

Meskipun beternak domba dan kambing menjadi pekerjaan sampingan setelah bertani, produksi ternak di daerah ini belum maksimal.

Melihat kondisi ini, dosen Program Studi Paramedik Veteriner Sekolah Vokasi IPB University melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat kepada para peternak di Kelurahan Mulyaharja.

Post ADS 1

Program ini merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya yang dilakukan pada 30 Mei 2024, yang fokus pada pendataan permasalahan peternakan dan kesehatan hewan di wilayah tersebut.

Tim dosen yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari drh. Tetty Barunawati Siagian, M.Si sebagai penanggung jawab kegiatan, drh. Miranti, M.Si, dan drh. Winning, M.Si.

Kegiatan ini juga didukung oleh Agus Faisal, penyuluh dari Dinas Peternakan Kota Bogor, serta kelompok ternak setempat.

Menurut drh. Tetty Barunawati, kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pendataan dan observasi lapangan terkait masalah peternakan dan kesehatan hewan secara langsung.

“Dengan melakukan observasi lapangan, kita dapat mengidentifikasi masalah-masalah yang dihadapi peternak secara lebih akurat,” ujar drh. Tetty.

Pendataan dan observasi yang berlangsung selama dua hari, pada 23-24 Agustus 2024, menyoroti berbagai aspek seperti perkandangan, pakan, penyakit yang sering menyerang ternak, serta pengetahuan peternak tentang kesejahteraan hewan.

Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk menemukan solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh para peternak.

Agus Faisal menambahkan, penyakit yang sering menyerang domba dan kambing di Mulyaharja antara lain kembung, cacingan, kutuan, scabies, dan orf. Selain itu, minimnya pengetahuan peternak mengenai pakan yang baik dan bermutu serta cara pemberian minuman yang benar juga menjadi kendala.

“Rumput yang tidak dilayukan berpotensi menyebabkan infeksi cacing pada ternak,” jelasnya.

Melalui observasi ini, tim juga mengambil sampel untuk meneliti parasit yang menginfeksi ternak, dengan tujuan untuk membantu pengobatan dan pencegahan penyakit lebih efektif di masa mendatang.

Program Pengabdian Masyarakat ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan para peternak di Kelurahan Mulyaharja, sehingga dapat memajukan kesejahteraan mereka melalui ternak yang sehat dan produktif. (*/DR)

Berita Daerah & Nasional

Menu
ASPRO Property..

Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !