KOTA BOGOR – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bogor menggelar aksi pintu masuk Komplek Istana Presiden Bogor, dalam aksi tersebut para mahasiswa menuntut realisasi janji – janji Presiden Joko Widodo dan Ma’ruf Amin saat kampanye pemilihan presiden dan wakil presiden lalu. (05/2).

“Satu minggu yang lalu, tepat di 100 hari kinerja Presiden Jokowi dan Pak Ma’ruf Amin mempimpin, dan kita beberapa janjinya yang ingin mensejahterakan masyarakat Indonesia, sehingga ia memberi nama kabinetnya yaitu Indonesia Maju. Tentu ini menjadi bahan evaluasi kinerja kabinet Pak Jokowi dan Pak Mavruf Amin, karena dari beberapa kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah saat ini sangat bertentangan sekali dengan janji manisnya,” ujar peserta aksi.

Menurut mahasiswa banyak kebijakan yang secara tidak langsung mensengsarakan rakyat, “Mulai dari naiknya Iuran BPJS Kesehatan, dicabutnya subsidi gas elpiji 3kg, dan kebijakan – kebijakan lainnya yang langsung bersentuhan langsung dengan masyarakat,” tambah mereka.

Baca Juga  Headline Nasional | Legislator NasDem : KTP Bisa Seumur Hidup, Mengapa SIM Tidak ?

Dalam segi hukum menurut mahasiswa, keadilan hukum hingga kini belum diterapkan seadil – adilnya, belum lagi skandal korupsi yang belum terselesaikan mulai dari BUMN dan kasus korupsi yang menjerat Harun Masiku.

“Begitu juga dengan kasus Natuna yang dimana Pemerintah secara kelembagaan tidak bisa menjaga Kedaulatan Negara dan pemerintah tidak bisa bertindak tegas atas kejadian tersebut,” ujar mereka lagi.