“Masyarakat Jabar Juara ini karena senang olahraga baik sekedar kesenangan maupun prestasi. Kaitan bakti sosial selama ada manusia di situ ada yang namanya kemanusiaan, sampai kapanpun tidak akan pernah selesai. Kita akan terus melakukan yang namanya bakti sosial karena setiap masyarakat kita ada yang membutuhkan,” tandasnya.
Selanjutnya, CEO PT. Eigerindo Multi Produk, Ronny Lukito menjelaskan, pembangunan jembatan terpanjang di Ekowisata Eiger Adventure Land di Desa Lemah Neundeut Kecamatan Megamendung dilakukan untuk mengenalkan dan memanfaatkan manusia kepada alam agar bisa menghormati dan memuliakan alam sehingga akan timbul kesadaran untuk mengenal, menjaga dan merawatnya dengan sungguh – sungguh. Sebuah mimpi agar kelak anak cucu kita tetap bisa menikmati alam seperti yang kita rasakan pada hari ini.
“Secara prosesi kami sudah melakukan peletakan batu pertama pada waktu 17 oktober 2021 kemarin, dan hari ini kita berkumpul bersama untuk mengucapkan syukur serta mendoakan pembangunan Eiger Adventure Land ke depannya. Doa kami, Ekowisata Eiger Adventure Land ini dapat meningkatkan potensi ekonomi wisata di Indonesia khususnya Jawa Barat, baik itu kunjungan wisata domestik maupun mancanegara,” katanya.
Ia pun berharap kawasan itu dapat menjadi inspirasi dalam pengelolaan objek wisata yang selaras dengan pelestarian alam, pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ekonomi baik secara lokal maupun nasional.
“Kami juga berharap ke depannya bisa jadi salah satu ikon nasional untuk destinasi wisata berbasis alam di Indonesia. Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa serta dukungan dari pemerintah dan masyarakat, Kawasan Ekowisata Eiger Adventure Land , kami harapkan dapat mulai beroperasi dan dibuka untuk umum pada tahun 2023,” tukasnya. (*)