Selain itu Beko berharap, untuk pendidikan anak anak Indonesia harus lebih baik lagi karena semua berawal dari sumber daya manusia, sedengkan harapan dari IFG dan anak anak perusahaan semoga kita bisa memberikan kontribusi sepertinya seperti ini, tidak hanya untuk di pulau tunda mungkin juga untuk daerah daerah yang lain.
“Pendidikan di Indonesia tetap semangat dan kita pasti yakin pemerintah memperhatikan hal seperti ini, memang masih ada keterbatasan dan insha Allah kita akan mencoba lebih bagus lagi,” terangnya.
Ketua Umum JMI, Firman Wibowo menyampaikan hari ini kami JMI bekerjasama dengan IFG Group ada Jasa Raharja, Jasindo, Askrindo, Jamkrindo dan IFG Life, memberikan donasi pendidikan untuk sekolah Satu Atap di Pulau Tunda, Kabupaten Banten. Kami memberikan ke seluruh siswa hampir 250 anak termasuk paket olahraga, walaupun untuk kegiatan oleh raga belum boleh di izinkan diberlakukan tapi kami mempersiapkan
termasuk bantuan alat praga paud.
“Harapan saya semoga apa yang kami lakukan bisa membawa manfaat untuk masyarakat banyak dan bisa terus kita lakukan kedepan”, jelasnya
Bahwa Donasi Pendidikan Untuk Anak Nelayan, di Pulau Tunda Banten tersebut merupakan program aksi sosial pendidikan. JMI pun berencana akan membangun kerjasama dengan korporasi pemerintah maupun swasta.
“ Ide ini berangkat dari temen temen JMI melihat dua tahun ini kita dirumahkan dan semua anak sekolah belajar melalui online, menjelang siswa masuk tatap muka kami berinidiatif membantu meringankan anak-anak nelayan dengan menyantuni alat alat tulis sekolah di Pulau Tunda, Banten,” ucap pria yang akrab disapa Bowi ini.
Ia pun berharap JMI bisa terus maju membuat kegiatan ini seperti ini. “Pesan saya kalau sudah maju ga boleh mundur. Dan saya berharap JMI juga bisa terus membuat kegiatan sosial yang mendukung kegiatan sosial dan pendidikan,” harapannya.