JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa masih ada sekitar 20 persen masyarakat yang belum melakukan perjalanan mudik Lebaran. Mereka diprediksi baru akan berangkat pada Hari Raya Idul Fitri dan H+1 Lebaran.

“Dari prediksi 2,1 juta masyarakat yang akan mudik, saat ini masih tersisa 20 persen. Biasanya, akan ada lonjakan saat kegiatan halal bihalal, baik di hari H maupun H+1,” ujar Kapolri pada Senin (31/3)

Guna mengantisipasi lonjakan arus mudik yang masih akan terjadi, Kapolri meminta jajarannya untuk tetap siaga dan menyiapkan berbagai alternatif rekayasa lalu lintas.

Baca Juga  Headline Depok | Perkuat Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Dan Zona Integritas, Rutan Kelas II B Depok Laksanakan Deklarasi Janji Kinerja 2019

“Saya minta seluruh jajaran tetap waspada dan mempersiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas, mulai dari contra flow, one way lokal, maupun one way nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Polri juga telah memprediksi bahwa arus balik Lebaran akan terjadi pada tanggal 5 hingga 7 April 2025.

Dengan perkiraan ini, pihak kepolisian diharapkan dapat melakukan langkah-langkah strategis guna mengurangi potensi kemacetan serta memastikan kelancaran perjalanan bagi para pemudik. (DR)