“Customize yang dimaksud wisata minat khusus, mereka datang ke destinasi karena keinginan yang khusus. Personalize dimana wisatawan akan datang dengan keluarga. Localize jarak kunjungan antara tempat tinggal ke destinasi tujuan maksimal 200 hingga 300 km, jadi travel pattern ini perlu kita kembangkan,” ujarnya lagi.

Hadir dalam pertemuan tersebut Bupati Enrekang Muslimin Bando, Walikota Makassar Ramdhan Pomanto, Bupati Kepulauan Selayar M. Basli Ali, Bupati Takalar Syamsari Kitta, Bupati Jeneponto Ikhsan Iskandar, Bupati Maros Andi Syafril Chaidir Syam, dan Bupati Morowali Taslim.

Secara umum para kepala daerah tersebut berharap Menparekraf dapat memberikan dukungan scaling up SDM bagi para pelaku usaha, pengembangan homestay di desa-desa wisata, serta dukungan pelaksanaan event, promosi, dan pemasarannya. (*)

Baca Juga  Headline Bogor | IWAPI Bersama Universitas Pakuan Berkolaborasi Tingkatan Manajemen Pelaku UMKM