KABUPATEN BOGOR – Bersumber dari anggaran Kementerian PUPR sebesar Rp195 juta, kini irigasi yang mengairi kurang lebih 40 hektar dengan panjang 338 meter di Kampung Jawa, Desa Situ Ilir, Kecamatan Cibungbulang sedang dalam pembangunan.
“Saluran air dari Daerah irigasi Cigamea di kampung Cimanggu yang mengairi irigasi tersier ke kampung Jawa II kurang lebih 1 kilometer, Program ini dari pemerintah pusat ketahanan pangan, awalnya kesusahan untuk ditanam pala Wija, dikarenakan banyak irigasi tersier bocor, dengan pembangunan ini masyarakat banyak petani padi bisa bercocok tanam kembali, ” kata Sopian Sauri, Ketua P3A Simega Tani.
Sopian Sauri menjelaskan, Simega Tani Situ Ilir mendapatkan bantuan pembangunan irigasi tersier Daerah Irigasi Cigamea sungai Ciliwung, Cisadane dengan pembangunan 338 meter.
“Awal kesusahan air kita ajukan di tahun 2019 yang sekarang terealisasi di tahun ini, ya intinya dengan adanya bantuan ini para petani bisa kembali menanam padi demi ketahanan pangan dan pembangunan ini akan berkelanjutan,” Ujarnya.
Kepala Desa Situ Ilir, Subhan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang melalui P3A yang saat ini sudah terlaksana pembangunan saluran tersier.
“Dan tentunya kami ucapkan rasa terima kasih P3A yang sudah bisa membantu kebutuhan masyarakat Desa situ Ilir,” ucapnya.
Harapanya, semoga kebutuhan masyarakat di bidang pertanian ini bisa terpenuhi, serta menghimbau kepada masyarakat untuk bisa menjaga dan merawat hasil pembangunan.
“Mudah-mudahan bisa di taati oleh masyarakat untuk perawatan,” Pungkasnya.
(Agil)

